Trans Home Jalan Jogja Solo Terbakar Makan 2 Korban, Damkar Sulit Tembus Basemen

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 01 Oktober 2026 22:57 WIB
Trans Home Jalan Jogja Solo Terbakar Makan 2 Korban, Damkar Sulit Tembus Basemen

Petugas damkar berupaya memadamkan api yang melalap Trans Home Sleman, Kamis (1/10/2026)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN— Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman masih berupaya menembus area basemen supermarket bangunan yang terbakar di Berbah, Kamis (1/10/2026). Akses masuk yang sempit dan banyaknya barang mudah terbakar menjadi kendala petugas dalam menjinakkan api.

Kepala Seksi Operasional dan Investigasi (Ops) Bidang Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto, mengatakan proses pemadaman telah berlangsung lebih dari lima jam. Namun hingga pukul 19.00 WIB, masih ada satu area yang sulit diakses, yakni ruangan basemen.

"Masih lama ini. Masih satu, satu basemen yang masih dicoba untuk diakses," kata Nawa pada Kamis (1/10/2026).

Menurut Nawa, jalur masuk menuju basemen yang sempit menjadi salah satu kendala utama bagi tim. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pemadaman secara bertahap.

"Strateginya ya memang harus apa, pelan-pelan, karena aksesnya cuma satu dan kecil," tuturnya.

Tiga Lantai Sempat Dinyatakan Klir

Bangunan supermarket yang terbakar terdiri atas tiga lantai dan satu basemen. Nawa memperkirakan luas area yang terbakar mencapai kurang lebih 2.000 meter persegi.

Nawa mengatakan tiga lantai bangunan telah klir dan tidak membutuhkan penanganan lagi. Namun, api sempat kembali menyala di lantai dua.

Karena itu, tim pemadam kini memprioritaskan area basemen yang belum berhasil ditembus. Setelah api di area tersebut berhasil ditangani, petugas akan kembali ke lantai satu, dua, dan tiga untuk melakukan pendinginan.

"Nyala lagi yang lantai 2. Jadi mungkin belum tersapu bersih ya. Artinya kita akan fokus ke basemen dulu. Kalau basemen nanti sudah tertangani, baru nanti kita balik ke lantai 1, 2, 3 untuk pendinginan dan dilanjut pendinginan di basemen," jelasnya.

Puluhan hingga Ratusan Motor Terbakar

Nawa juga mengonfirmasi adanya sejumlah sepeda motor yang terbakar dalam peristiwa tersebut. Namun, dia belum dapat memastikan apakah kendaraan itu milik karyawan atau pengunjung.

"Puluhan kalau enggak salah ratusan itu ya. Saya juga kurang tahu itu motor karyawan atau pengunjung, jadi satu, cuma dari identifikasi awalnya cukup banyak," ujarnya.

Sementara itu, penyebab awal kebakaran belum dapat dipastikan. Nawa menyebut informasi mengenai penyebab kebakaran masih belum jelas.

"Informasinya masih simpang siur. Kita belum bisa pastikan kalau untuk penyebabnya," imbuhnya.

Visibility Lantai Tiga Terbatas

Koordinator Unit Siaga Kantor SAR Sleman, Dhedi Prasetya, mengatakan area lantai satu dan lantai dua habis terbakar. Sementara itu, kondisi lantai tiga belum dapat dipastikan tingkat keparahannya karena pandangan petugas masih terbatas akibat kondisi di dalam bangunan.

"Paling visibility di lantai tiga saat ini masih 1 meter, 2 meter," ujarnya.

Dhedi juga mengatakan tim belum dapat mengakses area basemen. Informasi yang diterima dari rekan-rekan Damkar menyebut area tersebut berada di bagian gudang dengan akses pintu yang masih sulit dibuka.

"Kita belum bisa mengakses info yang kami dapatkan dari rekan-rekan Damkar, yang di basement tadi belum terakses karena di gudang dan pintunya belum bisa, masih sulit untuk diakses," tandas Dhedi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online