Pemadaman Transhome Sleman Selesai, Basement Sudah Dinyatakan Aman

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Senin, 05 Oktober 2026 12:37 WIB
Pemadaman Transhome Sleman Selesai, Basement Sudah Dinyatakan Aman

Kendaraan melintas di depan Transhome Sleman yang terbakar, Sabtu (3/10/2026)/Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, SLEMAN—Penanganan kebakaran Transhome di Kalitirto, Berbah, Sleman, dinyatakan selesai setelah Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) memastikan seluruh bagian bangunan dalam kondisi aman, termasuk area basement yang sebelumnya sulit dimasuki petugas.

Pemeriksaan menyeluruh itu dilakukan pada Minggu (4/10/2026) siang. Kepala Satpol PP Sleman, Indra Darmawan, mengatakan hasil pengecekan Tim Damkar menunjukkan kondisi Transhome sudah dinyatakan aman atau hijau.

“Update siang kemarin untuk Transhome sesuai pemeriksaan Tim Damkar dinyatakan hijau. Pengecekan dan pemadaman api atau bara yang masih terlihat, termasuk pengecekan basement,” kata Indra kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada bagian tertentu, tetapi mencakup seluruh lantai bangunan. Tim Damkar juga memastikan tidak ada lagi api ataupun bara yang masih berpotensi memicu kebakaran.

Basement Jadi Bagian Tersulit

Basement sebelumnya menjadi salah satu titik paling sulit dalam penanganan kebakaran Transhome. Kondisi di dalam ruangan masih sulit diprediksi karena asap tetap keluar, sementara suhu di dalam basement masih tinggi.

Hingga Sabtu (3/10/2026), petugas bahkan belum dapat masuk ke area tersebut. Saat itu, penanganan masih dilakukan dari luar dengan melakukan pendinginan sekaligus pemantauan terhadap kondisi basement.

Situasi tersebut turut membuat proses penanganan kebakaran berlangsung lebih dari 24 jam. Air dari penyemprotan pemadaman bahkan sempat menggenangi basement hingga sekitar 30 sentimeter.

Suhu di dalam basement sebelumnya mencapai sekitar 500 derajat Celsius pada Jumat (2/10/2026) pagi. Pada sore harinya, suhu tersebut turun menjadi sekitar 200 derajat Celsius.

Setelah kondisi memungkinkan, Tim Damkar akhirnya dapat melakukan pemeriksaan hingga ke bagian basement. Pemeriksaan terhadap seluruh lantai tersebut kemudian menjadi dasar bagi petugas untuk menyatakan proses pemadaman Transhome selesai.

Pengamanan Tetap Dilakukan

Meski penanganan kebakaran telah dinyatakan selesai, pengamanan di lokasi tetap dilakukan. Indra mengatakan petugas akan berkoordinasi dengan Damkar apabila kembali ditemukan perkembangan terkait kondisi bangunan.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya sesuai kondisi yang ditemukan di lokasi. Kebakaran Transhome, supermarket bahan bangunan dan elektronik modern, terjadi pada Kamis (1/10) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Berbah, AKP Fitrianto Heri Nugroho, sebelumnya mengatakan api mulai berkobar dari sisi selatan bangunan. Proses pemadaman menjadi sulit karena bukan hanya bangunan yang terbakar, tetapi juga sekitar 100 motor yang terparkir. Dalam peristiwa tersebut, dua karyawati meninggal dunia setelah terjebak di lantai tiga gedung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online