Prakiraan Cuaca Selasa 6 Oktober Belum Hujan, Suhu Bisa Capai 35 Derajat

Sunartono
Sunartono Selasa, 06 Oktober 2026 06:17 WIB
Prakiraan Cuaca Selasa 6 Oktober Belum Hujan, Suhu Bisa Capai 35 Derajat

Ilustrasi cuaca panas./ Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Prakiraan cuaca DIY pada Selasa (6/10/2026) menunjukkan kondisi yang relatif beragam di lima kabupaten/kota. Cuaca diprediksi berkisar dari cerah hingga berawan, dengan potensi udara kabur di Sleman dan suhu tinggi di Kota Jogja.

Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), variasi suhu dan kelembapan terjadi di masing-masing wilayah. Kondisi tersebut perlu diperhatikan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan.

Sleman berpotensi mengalami udara kabur

Sleman menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dari pengguna jalan karena terdapat potensi fenomena udara kabur atau haze.

Suhu udara di Sleman diprediksi berada pada kisaran 24–33°C dengan kelembapan 48–86%. Kondisi udara kabur berpotensi menyebabkan jarak pandang atau visibility menurun, terutama pada pagi atau sore hari.

Masyarakat yang berkendara di wilayah Sleman diimbau meningkatkan kewaspadaan. Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain juga penting untuk mengantisipasi kondisi jarak pandang yang berkurang.

Kota Jogja berpotensi paling panas

Kota Jogja diprediksi menjadi wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di DIY. Suhu berada dalam rentang 25–34°C, dengan suhu maksimum yang tercatat mencapai 35°C.

Cuaca Kota Jogja diprakirakan berawan dengan kelembapan 43–84%. Kelembapan minimum yang relatif rendah, yakni 43%, yang berpadu dengan suhu tinggi berpotensi membuat kondisi siang hari terasa lebih terik.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan paparan panas, terutama pada siang hari.

Bantul dan Gunungkidul didominasi berawan

Bantul dan Gunungkidul memiliki pola cuaca yang relatif serupa. Kedua wilayah diprakirakan mengalami cuaca berawan sepanjang hari dengan suhu udara berkisar 24–33°C.

Di Bantul, kelembapan udara berada pada kisaran 50–88%. Sementara itu, Gunungkidul memiliki kelembapan 50–86%.

Suhu pada siang hari yang tergolong hangat perlu diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas fisik cukup berat di luar ruangan. Kebutuhan cairan tubuh perlu diperhatikan untuk mengantisipasi dehidrasi.

Kulon Progo cenderung lebih cerah

Kulon Progo diprediksi menjadi wilayah dengan kondisi cuaca paling cerah dibandingkan daerah lain di DIY.

Suhu udara di wilayah ini berkisar 23–31°C dengan kelembapan mencapai 57–94%. Suhu minimum 23°C membuat kondisi pagi dan malam hari cenderung lebih sejuk.

Meski demikian, tingkat kelembapan yang tinggi dapat membuat udara terasa lebih lembap pada waktu tertentu.

Imbauan untuk masyarakat

Dengan adanya potensi suhu tinggi di sejumlah wilayah, masyarakat DIY perlu menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca. Penggunaan pelindung seperti topi, tabir surya, atau payung dapat membantu mengurangi paparan langsung sinar matahari.

Asupan cairan juga perlu dijaga secara rutin, terutama ketika melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Langkah tersebut penting untuk membantu mengantisipasi dehidrasi akibat kondisi panas.

Sementara bagi pengguna jalan di Sleman, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi penurunan jarak pandang akibat udara kabur.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online