DPRD DIY Dukung Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Ini Alasannya
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Pengendara sepeda motor mengantre pembelian BBM jenis Pertalite di SPBU Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Jogja, pada Kamis (3/8/2026) siang. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Antrean panjang di sejumlah SPBU di DIY dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari perbedaan harga Pertalite dan Pertamax hingga proses pencatatan penyaluran BBM menggunakan perangkat Electronic Data Capture (EDC). Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DIY menyebut stok BBM di wilayah tersebut masih aman, meski penyalurannya tetap mengikuti kuota yang ditetapkan.
Ketua DPD Hiswana Migas DIY, Aryanto Sukoco, mengatakan disparitas harga antara Pertalite yang merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dan BBM nonsubsidi seperti Pertamax menjadi salah satu penyebab antrean.
Perbedaan harga yang cukup signifikan mendorong sebagian konsumen beralih dari Pertamax ke Pertalite. Kondisi tersebut meningkatkan permintaan dan membuat antrean terkonsentrasi pada layanan pengisian Pertalite.
Faktor lainnya adalah proses pencatatan dan pelaporan volume penyaluran BBM melalui perangkat EDC, termasuk untuk konsumen kendaraan roda dua. Pencatatan tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM tercatat dengan baik dan tepat sasaran.
"Namun, dalam pelaksanaannya memerlukan tambahan waktu pelayanan, terutama pada jam-jam sibuk," ujar Aryanto, Sabtu (17/10/2026).
Hiswana Migas dan Pertamina Percepat Pelayanan SPBU
Untuk mengurangi antrean, Pertamina bersama Hiswana Migas DIY telah berkoordinasi dengan seluruh SPBU di DIY. Sejumlah langkah percepatan pelayanan disiapkan agar proses pengisian BBM berjalan lebih lancar.
Langkah tersebut meliputi optimalisasi dan standardisasi prosedur pelayanan, termasuk memastikan kesiapan peralatan serta jaringan internet SPBU agar pencatatan melalui EDC berlangsung lebih cepat.
Selain itu, jumlah nozzle dan operator pengisian Pertalite akan dioptimalkan, khususnya untuk kendaraan roda dua. Petugas khusus juga ditempatkan untuk membantu mengatur dan mengarahkan konsumen ketika antrean sedang padat.
"Serta menambah jam operasional pelayanan dengan membuka lebih awal beberapa SPBU yang belum beroperasi selama 24 jam," jelas Aryanto.
Aryanto berharap langkah-langkah tersebut dapat mempercepat pelayanan, mengurangi antrean, serta menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dia menegaskan antrean panjang tidak serta-merta menunjukkan adanya kelangkaan BBM. Menurut dia, stok BBM di Terminal BBM Rewulu masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat DIY.
"Hiswana Migas DIY bersama Pertamina akan terus berkoordinasi dan melakukan evaluasi agar distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik, lancar, dan optimal," lanjutnya.
Stok Pertalite Aman, Tambahan Kuota DIY Belum Disetujui
Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) juga memastikan stok Pertalite di DIY masih aman di tengah antrean panjang di sejumlah SPBU. Namun, usulan tambahan kuota Pertalite yang diajukan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) belum mendapat persetujuan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengapresiasi langkah Pemda DIY yang mengusulkan tambahan kuota Pertalite kepada BPH Migas.
Menurut Taufiq, usulan tersebut merupakan respons terhadap laporan Pertamina mengenai realisasi penyaluran BBM bersubsidi yang terus meningkat dibandingkan kuota yang tersedia. Tambahan kuota diusulkan agar penyaluran Pertalite dapat berlanjut hingga akhir tahun, seiring peningkatan konsumsi sekitar 6%-7% pada periode Juni-Agustus 2026.
Adapun angka pasti migrasi konsumsi pada September belum dapat dipastikan. Meski demikian, peningkatannya diperkirakan tidak jauh berbeda dari periode sebelumnya.
"[kalau tidak nambah] 100 itu nggak akan cukup sampai dengan akhir tahun, sehingga Pemprov DIY, mengajukan usulan tambahan kuota ke BPH Migas selaku badan pemerintah yang berwenang soal kuota, dan nanti akan didiskusikan dengan DPR RI," paparnya.
Penyaluran BBM Bersubsidi Berpotensi Melampaui Kuota
Berdasarkan data per 30 September 2026, realisasi penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar rata-rata telah melampaui kuota sebesar 3%-7%.
Taufiq memperkirakan persentase kelebihan penyaluran dapat meningkat jika tidak ada penambahan kuota hingga akhir tahun.
"Nah, diperkirakan nanti kalau, sampai dengan akhir tahun kuotanya tidak bertambah, bisa over 10% hingga 15%," jelasnya.
Meski menghadapi peningkatan konsumsi, Taufiq memastikan stok BBM di wilayah DIY dan Jawa Tengah masih dalam kondisi aman. Stok Pertalite disebut mencapai tujuh kali lipat dari konsumsi normal.
Sementara itu, stok solar tersedia sekitar 11-14 kali lipat dari konsumsi normal. Kendati persediaan terjaga, penyaluran BBM bersubsidi tetap harus mengikuti kuota yang telah ditetapkan.
"Tapi penyalurannya kan harus sesuai kuota, maka ketika kuota ini enggak dilakukan penyesuaian, maka nanti imbasnya di akhir tahun tuh di bulan-bulan Desember biasanya," ujarnya.
Taufiq menjelaskan penambahan kuota BBM bersubsidi tidak memiliki jadwal tetap karena bergantung pada hasil evaluasi. Penambahan kuota terkadang dilakukan pada November.
Dengan demikian, kepastian tambahan kuota Pertalite DIY masih menunggu proses lebih lanjut. Sementara itu, Pertamina dan Hiswana Migas menyatakan terus berkoordinasi untuk memperbaiki pelayanan SPBU di tengah peningkatan permintaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 17 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback lengkap.
KPK menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima Rp245 juta dari paguyuban tambang galian C. KPK juga menyoroti dugaan setoran ke LSM.
Mees Hilgers menghuni bangku cadangan saat Heerenveen menang 4-0 atas Excelsior pada pekan kesembilan Liga Belanda.
Antrean Pertalite di Jogja dipengaruhi disparitas harga dan pencatatan EDC. Hiswana Migas menyebut stok aman, tambahan kuota masih menunggu persetujuan.
KPK menduga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memakai uang dari fee kontraktor untuk membayar utang Pilkada 2024 dan kebutuhan operasional.