Bioskop Kembali Hadir di Wates, Warga Kulonprogo Tak Perlu ke Jogja

Khairul Ma\'arif
Khairul Ma\'arif Senin, 19 Oktober 2026 22:37 WIB
Bioskop Kembali Hadir di Wates, Warga Kulonprogo Tak Perlu ke Jogja

Suasana bioskop NSC Kulonprogo di Wates, Senin (19/10/2026) yang hari ini memiliki empat judul film yang dapat ditayangkan. Harian Jogja/Khairul Ma'arif.

Harianjogja.com, KULONPROGO— Warga Kulonprogo kini tak perlu lagi menempuh perjalanan puluhan kilometer ke Kota Jogja atau Sleman hanya untuk menonton film di bioskop. New Star Cineplex (NSC) kembali menghidupkan gedung bekas Bioskop Mandala di Wates sejak 13 Oktober 2026, mengakhiri penantian masyarakat selama lebih dari 20 tahun.

Kehadiran bioskop ini menjadi alternatif hiburan baru bagi masyarakat di kabupaten paling barat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut. Berlokasi di jantung perkotaan Wates, bioskop NSC juga dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Stasiun Wates.

Selama bertahun-tahun, warga Kulonprogo yang ingin menikmati film layar lebar harus pergi ke wilayah lain di DIY. Terlebih, kabupaten ini belum memiliki mal representatif seperti di Kota Jogja atau Sleman, dengan Plaza UNY Wates menjadi salah satu fasilitas yang tersedia.

Kini, warga dapat menikmati film di daerah sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan lebih besar untuk menuju bioskop di kabupaten atau kota lain.

"Pastinya senang ya sekarang ada bioskop, jadi tidak perlu jauh-jauh ke Jogja atau Sleman untuk nonton film. Weekend kalau bosen ke destinasi wisata Kulonprogo bisa nonton film," ujar Sri Suparti yang sudah menjajal menonton film di bioskop NSC Wates, Senin (19/10/2026).

Warga Temon Tak Perlu Jauh-Jauh ke Bioskop

Sri Suparti, warga Kapanewon Temon yang akrab disapa Titi, mengaku antusias dengan kembalinya fasilitas bioskop di Wates. Menurut dia, jarak menjadi salah satu alasan dirinya jarang menonton film layar lebar selama ini.

Untuk menikmati hiburan tersebut, ia harus menempuh perjalanan melewati sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Bantul, Sleman, atau Kota Jogja. Perjalanan panjang itu membuat kegiatan menonton film tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Titi mengingat Bioskop Mandala yang dahulu sempat menjadi tempatnya menonton film di Wates. Namun, setelah bioskop tersebut berhenti beroperasi, ia kehilangan akses terhadap hiburan layar lebar yang dekat dari rumahnya.

"Bagi warga Kulonprogo rasanya kehadiran bioskop ini seperti rindu yang akhirnya terbayarkan setelah bioskop mandala tutup. Ya saya di Temon untuk sampai mal di Jogja atau Sleman pasti effort banget mas, jadi selama ini jarang banget nonton film layar lebar baru ini lagi kemarin menjajal di bioskop Wates lebih dekat kan dari rumah. Kalau lebih dekat kaya gini sih mungkin ketika bosen saat weekend nonton bioskop jadi alternatif," ucap perempuan yang biasa disapa Titi ini.

Gedung yang kini digunakan NSC tersebut sebelumnya merupakan Bioskop Mandala. Setelah tidak lagi difungsikan sebagai tempat menonton film, bangunan lawas itu sempat digunakan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk menempatkan arsip.

Setelah bertahun-tahun tidak beroperasi sebagai bioskop, bangunan tersebut kini kembali dimanfaatkan untuk memutar film layar lebar.

Harga Tiket Bioskop NSC Wates Mulai Rp37.000

Kehadiran bioskop di Wates juga mendapat sambutan dari kalangan pelajar. Diva, seorang remaja asal Kapanewon Pengasih, mengaku senang karena kini tersedia pilihan menonton film di wilayahnya.

Ia berharap NSC Wates dapat menghadirkan film-film terbaru yang juga ditayangkan di bioskop Kota Jogja dan Sleman. Selain kelengkapan pilihan film, harga tiket yang terjangkau menjadi harapan agar pelajar dapat menikmati hiburan tersebut.

"Inginnya bioskop ini menayangkan film-film terkini, jadi kalau di Jogja atau Sleman tayang film judul A misalnya di Wates juga ada," ungkapnya.

Penanggung Jawab Operasional Bioskop NSC Kulonprogo, Afrian Nani Puji Versandi, mengatakan bioskop tersebut mulai beroperasi pada 13 Oktober 2026.

Jadwal pemutaran film berlangsung setiap hari mulai pukul 10.00 WIB. Pertunjukan terakhir dijadwalkan pada pukul 20.00 WIB, dengan hingga enam kali jadwal tayang per studio.

Film yang disajikan mencakup beragam genre, mulai dari horor dan aksi hingga drama keluarga.

Pengelola menawarkan harga tiket yang sudah termasuk minuman dengan rincian sebagai berikut:

Senin-Rabu: Rp37.000 per tiket.
Kamis-Jumat: Rp42.000 per tiket.
Akhir pekan: Rp47.000 per tiket.

"Untuk Senin sampai Rabu harga tiker Rp37 ribu, Kamis dan Jumat Rp42 ribu dan akhir pekan Rp47 ribu yang semuanya sudah include minuman," ungkap Versandi.

Dua Studio Berkapasitas 406 Kursi

Bioskop NSC Kulonprogo memiliki dua studio. Masing-masing studio mampu menampung hingga 203 penonton, sehingga total kapasitasnya mencapai 406 kursi.

Meski baru beroperasi sekitar sepekan, pengelola menyebut jumlah penonton sejauh ini cukup baik dan stabil. Rata-rata terdapat 150 hingga 250 orang yang datang setiap hari sejak bioskop mulai dibuka.

"Rata-rata dalam sehari bisa 150 hingga 250 penonton yang datang sejak awal layar dibuka 13 Oktober lalu," bebernya.

Selain menghadirkan pilihan hiburan di daerah sendiri, pengoperasian bioskop ini juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Versandi menegaskan, manajemen ingin mengembangkan operasional bioskop bersama masyarakat Kulonprogo. Salah satu upayanya dilakukan melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.

"Salah satunya tentu untuk menggerakkan ekonomi dan membuka peluang pekerjaan di daerah Kulonprogo ini. Karyawan kami yang ada saat ini berjumlah 13 orang semuanya dari lingkungan Kulonprogo sendiri, tidak ada yang dari wilayah lain," jelas Versandi.

Dengan beroperasinya kembali gedung Bioskop Mandala sebagai NSC, masyarakat Kulonprogo kini memiliki pilihan untuk menikmati film layar lebar tanpa harus bepergian jauh ke Kota Jogja atau Sleman. Kehadiran bioskop ini sekaligus membuka peluang hiburan dan pekerjaan yang lebih dekat dengan kehidupan warga setempat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online