Mentan Amran Tinjau Benih Gamagora 7 UGM, Target Produksi 9,8 Ton
Mentan Amran meninjau pengembangan benih Gamagora 7, kedelai, dan kakao di PIAT UGM. Kementan menyiapkan kerja sama lanjutan pada 2027.
Massa aksi mahasiswa yang masih bertahan di Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) petang./Harian Jogja-Ariq fajar Hidayat
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 32 peserta aksi demonstrasi yang sempat diamankan di area Gedung DPRD DIY saat situasi memanas telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Polda DIY memastikan tidak ada peserta aksi yang dibawa ataupun ditahan di Polda maupun Polres.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengatakan 32 peserta aksi tersebut terdiri dari 29 laki-laki dan tiga perempuan. Mereka diamankan pada Selasa malam sebagai langkah untuk menjaga keselamatan peserta sekaligus mencegah situasi semakin memanas di kawasan publik.
“Kami menginformasikan perkembangan terbaru dari lapangan bahwa 32 peserta aksi terdiri dari 29 laki-laki dan 3 perempuan yang tadi malam sempat diamankan di area DPRD DIY demi keselamatan bersama,” terang Ihsan pada Rabu (21/10/2026).
Menurut Ihsan, pengamanan tersebut merupakan tindakan diskresi kepolisian untuk mengantisipasi potensi gesekan yang lebih luas. Langkah itu dilakukan ketika situasi di sekitar Gedung DPRD DIY memanas.
Ia menegaskan seluruh peserta aksi dipulangkan langsung dari area Gedung DPRD DIY. Tidak ada peserta yang dibawa ke kantor kepolisian untuk menjalani penahanan.
“32 peserta aksi yang diamankan tidak ada yang dibawa ke Polda maupun Polres, semuanya diamankan dan dipulangkan dari DPRD Provinsi DIY dalam keadaan lengkap dan sehat, bahkan ada yang kami antar sampai ke rumah,” tegas Kombes Ihsan.
Peserta Aksi Dipulangkan Pukul 02.30 WIB
Ihsan menjelaskan proses pemulangan 32 peserta aksi dilakukan pada Rabu dini hari, 21 Oktober 2026. Seluruh proses berlangsung dari area Gedung DPRD DIY dengan mengedepankan keamanan dan pendekatan humanis.
Ia menyebut pemulangan telah selesai sekitar pukul 02.30 WIB. Seluruh peserta aksi dikembalikan ke rumah masing-masing dalam keadaan lengkap dan sehat.
“Seluruhnya telah dipulangkan dan kembali ke rumah masing-masing sejak dini hari tadi, Rabu 21 Oktober sekitar pukul 02.30 WIB,” tandas Ihsan.
Polda DIY juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban umum. Kepolisian berharap kerja sama tersebut dapat terus mendukung situasi yang aman di wilayah DIY.
Situasi Malioboro hingga Titik Nol Kembali Normal
Selain memastikan seluruh peserta aksi telah dipulangkan, Polda DIY menyampaikan perkembangan kondisi keamanan di kawasan pusat Kota Jogja setelah kericuhan pada malam sebelumnya.
Ihsan mengonfirmasi situasi di sepanjang Jalan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer telah kembali normal dan aman hingga Rabu pagi. Arus lalu lintas di kawasan tersebut juga dilaporkan berjalan lancar.
Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer telah kembali berlangsung setelah situasi sempat memanas. Polda DIY tetap menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menjaga ketertiban umum.
Dengan seluruh peserta aksi telah dipulangkan dan kondisi lalu lintas kembali lancar, kepolisian menyampaikan bahwa situasi di kawasan tersebut telah kondusif hingga Rabu pagi, 21 Oktober 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mentan Amran meninjau pengembangan benih Gamagora 7, kedelai, dan kakao di PIAT UGM. Kementan menyiapkan kerja sama lanjutan pada 2027.
Prabowo menyebut Indonesia berada dalam kondisi survival dan menegaskan kepentingan nasional serta rakyat menjadi prioritas pemerintah.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay
Pemkab Kulonprogo dan Kemendag melatih 60 UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Program pendampingan intensif disiapkan selama delapan bulan.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.