Fiorentina vs Atalanta: Misi Bangkit dari Tren Buruk di Serie A
Fiorentina menjamu Atalanta di Serie A dengan misi bangkit dari tren negatif. Simak prediksi susunan pemain, kondisi skuad, dan rekor H2H.
Foto ilustrasi uang - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tanggal 30 Oktober diperingati sebagai sejumlah hari penting, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional. Salah satu peringatan yang memiliki nilai sejarah bagi Indonesia adalah Hari Oeang Republik Indonesia (ORI), yang menandai peredaran mata uang sendiri setelah kemerdekaan.
Selain Hari Oeang RI, 30 Oktober juga menjadi momentum peringatan Hari Ulang Tahun Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di luar negeri, terdapat sejumlah peringatan lain, seperti National Publicist Day, National Speak Up For Service Day, dan National Text Your Ex Day.
Berikut lima hari penting yang diperingati setiap 30 Oktober.
Hari Oeang Republik Indonesia diperingati setiap 30 Oktober untuk mengenang peristiwa bersejarah pada 1946, ketika Oeang Republik Indonesia mulai beredar dan ditetapkan sebagai alat pembayaran yang sah.
Mengutip Kementerian Keuangan, penerbitan ORI menjadi salah satu penanda penting kedaulatan Indonesia, termasuk dalam bidang keuangan. Kehadiran mata uang tersebut menggantikan uang Jepang yang sebelumnya beredar. Uang terbitan De Javasche Bank juga tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah pada masa itu.
Peredaran ORI menjadi tonggak penting dalam perjalanan keuangan Indonesia setelah kemerdekaan. Mata uang tersebut bukan sekadar alat transaksi, melainkan juga simbol kemerdekaan dan kemandirian bangsa.
Tanggal 30 Oktober juga diperingati sebagai hari lahir fungsi hubungan masyarakat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Mengutip informasi dari Polri, cikal bakal Humas Polri terbentuk pada 30 Oktober 1951 dengan nama Dinas Penerangan Polri (Dispenpol). Pembentukannya didasarkan pada Order Kepolisian Negara Pertama yang diterbitkan Kepala Jawatan Kepolisian Indonesia Pusat, Jenderal R.S. Soekanto, dengan nomor 65/IV/1951.
Dalam perkembangannya, lembaga tersebut mengalami beberapa kali perubahan nama. Pada 2001, Dispenpol berganti menjadi Pusat Penerangan Polri (Puspenpol). Setahun kemudian, namanya berubah menjadi Badan Humas Polri.
Pada 2005, lembaga tersebut kembali berganti nama menjadi Divisi Humas Polri, yang digunakan hingga sekarang.
Divisi Humas Polri memiliki tiga biro, yakni Biro Penerangan Masyarakat (Biro Penmas), Biro Pengelolaan Informasi dan Data (Biro PID), serta Biro Multimedia.
National Publicist Day diperingati setiap 30 Oktober untuk memberikan penghargaan kepada para profesional di bidang publisitas dan hubungan masyarakat.
Mengutip National Today, peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengapresiasi pekerjaan para praktisi komunikasi dalam menyampaikan informasi kepada publik. Mereka berperan membantu organisasi, tokoh, maupun lembaga membangun komunikasi dan menjangkau masyarakat.
Peran tersebut dinilai penting di tengah derasnya arus informasi, ketika rumor dan berita palsu dapat menyebar dengan cepat. Para profesional hubungan masyarakat membantu memastikan informasi dari sumber terkait dapat disampaikan kepada khalayak secara tepat.
Peringatan ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi pekerjaan di bidang komunikasi yang kerap berlangsung di balik layar.
National Speak Up For Service Day juga diperingati setiap 30 Oktober. Peringatan ini ditujukan untuk mengakui kontribusi generasi muda dalam kegiatan pelayanan masyarakat.
Hari tersebut sekaligus menyoroti pentingnya keterlibatan kaum muda dalam berbagai kegiatan sosial dan upaya menjawab persoalan di lingkungan mereka.
Dalam beberapa dekade terakhir, partisipasi generasi muda dalam masyarakat menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Mereka turut menyuarakan isu-isu yang dianggap penting dan berkontribusi melalui beragam kegiatan pelayanan.
Peringatan ini menjadi pengingat bahwa keterlibatan anak muda dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan berbagai tujuan sosial.
Berbeda dari empat peringatan sebelumnya, National Text Your Ex Day memiliki tema yang lebih ringan. Peringatan yang jatuh setiap 30 Oktober ini dikenal sebagai hari untuk mengirim pesan kepada mantan pasangan.
Momentum ini dikaitkan dengan keinginan sebagian orang untuk kembali menyapa atau menanyakan kabar seseorang yang pernah dekat dengan mereka. Pesan singkat dipandang sebagai cara berkomunikasi yang tidak harus dilakukan melalui pertemuan langsung atau panggilan telepon.
Meski demikian, menghubungi mantan pasangan tetap perlu mempertimbangkan situasi dan batasan masing-masing. Tidak semua orang nyaman membuka kembali komunikasi setelah hubungan berakhir.
Itulah lima hari penting yang diperingati setiap 30 Oktober, mulai dari peringatan bersejarah bagi Indonesia hingga sejumlah peringatan bertema sosial dan budaya populer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fiorentina menjamu Atalanta di Serie A dengan misi bangkit dari tren negatif. Simak prediksi susunan pemain, kondisi skuad, dan rekor H2H.
Cari mobil irit bensin untuk kebutuhan harian? Simak sembilan pilihan dari Honda Brio, Toyota Agya, hingga mobil hybrid beserta harga dan spesifikasinya.
Frosinone menang telak 5-1 atas Lecce di Serie A. Daniel Birligea mencetak dua gol, membawa tuan rumah naik ke posisi keenam klasemen sementara.
Jadwal perempat final badminton Jumat, 30 Oktober 2026, menampilkan Jonatan Christie dan tiga wakil Indonesia lainnya. Cek lawan serta jam pertandingan.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku 1001 Tanya untuk Wakil Rakyat guna mendorong masyarakat menyampaikan aspirasi berbasis data.
Marc Marquez mengungkap peluang 70% pensiun dalam tiga tahun ke depan. Gelar juara dunia MotoGP 2025 mengubah pandangannya tentang masa depan.