PPRY Salurkan 250 Paket Sembako, Penambang Berharap Ada Rekomtek

Sunartono
Sunartono Minggu, 01 November 2026 06:07 WIB
PPRY Salurkan 250 Paket Sembako, Penambang Berharap Ada Rekomtek

Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo. /Istimewa.

Harianjogja.com, KULONPROGO—Penambang pasir rakyat di sepanjang Sungai Progo berharap pemerintah segera menerbitkan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) pengoperasian pompa mekanik atau hidrolik untuk mendukung aktivitas pertambangan. Penggunaan alat tersebut dinilai dapat membantu penambang menjangkau material pasir di bagian tengah sungai yang sulit dilakukan secara manual.

Harapan tersebut disampaikan Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) di tengah upaya para penambang mempertahankan aktivitas pertambangan rakyat yang legal. Selama ini, sebagian besar penambang masih mengandalkan peralatan tradisional berupa cangkul dan senggrong.

Ketua PPRY, Agung Mulyono, mengatakan kepastian legalitas teknis melalui penerbitan Rekomtek sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan penambangan rakyat.

"Kami sangat berharap ada perhatian dan dukungan pemerintah melalui penerbitan Rekomtek pengoperasian pompa hidrolik/mekanik. Alat ini dibutuhkan untuk menyedot pasir di wilayah tengah sungai yang sulit dijangkau secara manual," ujar Agung.

Menurut dia, penggunaan pompa mekanik atau hidrolik tidak hanya berpotensi meningkatkan kapasitas produksi pertambangan rakyat, tetapi juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat di sepanjang tepi Sungai Progo.

Agung menyebut aktivitas pertambangan pasir rakyat selama ini turut memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

"Ya dampak dari pertambangan pasir rakyat ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ada perbaikan ekonomi dari pertambangan ini," ungkapnya.

PPRY Salurkan 250 Paket Sembako

Di tengah perjuangan mendorong penerbitan Rekomtek, PPRY juga menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan 250 paket sembako kepada warga terdampak di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo.

Paket bantuan tersebut berisi beras, minyak goreng, telur, dan mi instan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian para penambang terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Sungai Progo.

Salah satu penerima bantuan, Munardono, mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan PPRY. Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin karena membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Saya senang dapat bantuan paket sembako. Semoga ke depannya bisa terus ada lagi kegiatan seperti ini yang diadakan PPRY. Sangat terbantu dengan bantuan ini, kalau bisa rutin diadakan," terang Munardono.

Melalui kegiatan sosial tersebut, PPRY berharap hubungan antara penambang rakyat dan masyarakat sekitar tetap terjalin dengan baik. Organisasi tersebut juga berharap dukungan pemerintah terhadap penggunaan peralatan tambang yang memiliki legalitas teknis dapat segera terealisasi.

PPRY optimistis pertambangan rakyat dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian lokal dengan tetap mengedepankan aspek legalitas, keamanan, dan keberlanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online