Kini, Sleman Punya Forum Komunikasi Siaga Bencana

Selasa, 29 Januari 2013 18:00 WIB
Kini, Sleman Punya Forum Komunikasi Siaga Bencana

Ilustrasi (google.news)

http://images.harianjogja.com/2013/01/1_CUACA_BURUK_2011118161476-370x299.jpg" alt="" width="370" height="299" />SLEMAN -- Kabupaten Sleman membentuk forum komunikasi kesiapsiagaan bencana akibat cuaca ekstrem. Forum ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan sejak dini akibat cuaca ekstrem.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, dalam penanganan bencana harus terbangun sistem koordinasi dan sinergi yang baik. Masing-masing pihak harus dapat berperan maksimal sesuai dengan kapasitasnya agar terbangun jaringan informasi yang solid, valid serta berdasar atas akurasi data.

“Dengan koordinasi ini memungkinkan terhindarnya kesimpangsiuran informasi yang sampai ke masyarakat. Khususnya jika mengacu pada informasi dari badan metereologi, klimatologi dan geofisika (BMKG) dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) DIY,” jelas Sri Purnomo saat membuka acara forum komunikasi cuaca ekstrim di Lantai III Pemkab Sleman, Selasa (29/1/2013).

Sri Purnomo berharap dengan validnya data, tidak ada lagi informasi masyarakat yang salah. Khususnya isu yang menjerumuskan masyarakat saat terjadinya bencana sehingga menimbulkan kepanikan yang justru kontraproduktif pada upaya mitigasi bencana

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I DIY, Bambang Suryo Santoso menyampaikan, di Sleman sering terjadi bencana angin putting beliung. Hal ini dipengaruhi tingkat pemanasan di permukaan bumi dan terjadinya perubahan cuaca yang ekstrem pada awan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online