Elf Wisatawan Bogor Terguling di Tanjakan Bundelan, 1 Tewas
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Jasad seorang pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Jumat (2/10/2026) pagi.
Jasad tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Geovini Liemena Purnomo, 35, warga Mojokerto, Jawa Timur.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan jasad pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan Pelabuhan Gesing bernama Misdiyanto, 48.
Saat hendak berangkat melaut, Misdiyanto melihat benda menyerupai jasad mengambang di perairan Tanjung Kesirat sekitar pukul 06.00 WIB.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron untuk dilakukan evakuasi.
“Kami terjunkan 25 personel untuk mengevakuasi korban hingga membawanya ke rumah sakit,” kata Surisdiyanto, Jumat.
Petugas menggunakan satu unit perahu untuk menuju lokasi. Sekitar pukul 07.30 WIB, jasad berhasil dievakuasi dan dibawa ke daratan sebelum kemudian dibawa ke RSUD Saptosari.
Surisdiyanto mengatakan hasil pemeriksaan medis memastikan korban telah meninggal dunia. Namun, petugas evakuasi belum mengetahui penyebab kematian korban.
Ia mengatakan Satlinmas Rescue hanya melakukan proses evakuasi dan membawa jasad ke rumah sakit. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah korban meninggal akibat kecelakaan laut atau faktor lainnya.
“Kami belum tahu apakah korban kecelakaan laut atau bukan. Yang jelas, saat ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa,” ujarnya.
Identitas korban telah diketahui berdasarkan hasil identifikasi. Korban bernama Geovini Liemena Purnomo, 35, beralamat di Jalan Mojopahit, Sentanan, Kranggang, Mojokerto, Jawa Timur.
“Ada identitasnya sehingga diketahui sosok jasad yang ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron, Marjono, mengatakan personel terus bersiaga untuk memberikan bantuan dan pertolongan apabila terjadi kondisi darurat di kawasan pantai.
Pengawasan juga dilakukan di sepanjang kawasan pantai, mulai dari Pok Tunggal di Kapanewon Tepus hingga Bukit Paralayang di Kapanewon Purwosari.
Marjono mengimbau nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan laut.
“Tentu kami akan mengingatkan kalau berada di area berbahaya. Tapi, untuk keselamatan juga butuh partisipasi aktif dari masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.
Kejagung menetapkan 3 tersangka baru korupsi pengadaan motor MBG dengan nilai anggaran Rp1,2 triliun.