Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
SLEMAN—Ada hal berbeda saat dua terdakwa kasus penyelundupan heroin dan sabu-sabu (SS), Nurhayati, 43, dan Rastim B Darman alias Abah, 50, menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (28/2/2013).
Seusai sidang, Abah langsung menangis. Bahkan pria yang mengenakan kopiah hitam itu terus berteriak sambil memeluk anak dan isterinya. Nurhayati dan Abah kemudian digiring masuk ke ruang tahanan di PN Sleman.
Lagi-lagi, Abah berteriak menyalahkan Nurhayati. Bahkan dia sempat hampir memukul Nurhayati karena merasa dicokot.
“Ini semua gara-gara kamu. Bayangkan 15 tahun akan dipenjara,” teriak Abah. Beruntung, upaya Abah untuk memukul Nurhayati berhasil dicegah.
Dalam sidang terungkap, pria asal Subang, Jawa Barat itu terbukti melakukan komunikasi dengan Nurhayati sejak ada permintaan pengambilan paket dari seorang nandar narkoba di Malaysia bernama Fany pada 1 Oktober 2012. Abah juga yang kemudian menginstruksikan agar Nurhayati berangkat ke Malaysia pada 5 Oktober 2012 dengan menumpang pesawat Air Asia melalui Bandara Ahmad Yani Semarang.
Abah juga yang mengatur rencana kepulangan Nurhayati ke Indonesia melalui Semarang pada Minggu 14 Oktober 2012. Hal ini dilakukan Abah setelah melihat tayangan televisi ada tersangka lain bernama Rusmalinda ditangkap polisi di Semarang.
Rusmalinda termasuk salah satu anggota jaringan sindikat di Malaysia yang juga pernah berhubungan dengan Abah dan Nurhayati. Nurhayati yang memiliki lima anak itu lantas diminta mengundur kepulangannya sehari melalui Bandara Adi Sutjipto Jogja.
Apes bagi Nurhayati, petugas Bandara Adisutjipto mencurigai tas yang dibawanya. Saat diperiksa menggunakan x-ray, layar monitor menunjukkan adanya bungkusan kecil yang tidak tampak secara kasat mata. Ternyata di dalam tas hitam merek Channel itu terdapat dinding palsu untuk menyembunyikan bungkusan aluminium foil.
Petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Madya Pabean Jogja mencurigai isi bungkusan sebagai narkotika. Setelah memeriksa dengan narkotest, Nurhayati ditangkap dan diserahkan ke Polda DIY. Dalam pengembangan penyidikan, polisi kemudian menangkap Abah. Dia diduga turut mengendalikan pergerakan jaringan narkoba di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.