Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
WATES-Kurangnya konsep pembinaan olahraga di Kulonprogo membuat banyak atlet berbakat di daerah tersebut dibajak daerah lainnya.
Kabid Pendidikan Nonformal Informal Kesenian dan Olahraga Dinas Pendidikan Kulonprogo, Eko Teguh Santosa mengatakan, kurangnya anggaran membuat pencetakan atlet berbakat di daerahnya menjadi kendala.
Akibatnya, banyak atlet memilih hijrah untuk membela daerah lain lantaran telah di daerah tersebut disiapkan anggaran khusus untuk pembinaan olahraga.
"Salah satu bukti nyata beberapa tahun lalu. Ada atlet atletik yang berprestasi tapi sekarang sudah membela Sleman," kata Eko.
Melihat permasalahan itu, Ia melanjutkan, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa untuk menanggulangi hal itu.
Sementara salah satu tokoh olahraga Kulonprogo Ferry Kuahaty menolak anggapan jika permasalahan pembinaan olahraga di kabupaten itu terletak pada minimnya anggaran. Pelatih Tinju ini menilai kurangnya konsep pembinaan membuat pembinaan olahraga di Bumi Menoreh, terhambat.
"Kalau hanya bilang anggaran kecil, menurut saya tidak mendidik karena melemahkan spirit. Seharusnya pembina olahraga dalam hal ini KONI serta SKPD terkait berkreasi menggandeng masyarakat, perusahaan daerah dan swasta untuk membiayai," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel terkesan usai bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X dan mengaku kagum dengan sejarah Kraton Jogja.
PT. Pegadaian (Persero) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelopor industri keuangan berbasis syariah di kancah internasional
iPhone 17 menjadi smartphone terlaris dunia pada Kuartal II 2026 dengan pangsa 6 persen, disusul dua iPhone lain.
Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup A Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 bersama Myanmar, Afghanistan, Filipina, dan Kamboja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.