Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
JOGJA-Pengusaha angkutan yang tergabung dalam Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia menyatakan masih sulit memperoleh bahan bakar, khususnya solar bersubsidi baik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun di daerah lain.
"Memperoleh solar bersubsidi sangat sulit. Padahal, penggunaan bahan bakar mencapai 60 persen dari operasional kendaraan," kata Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan di Yogyakarta, Selasa (23/4).
Menurut dia, pengusaha tidak bisa menggunakan bahan bakar solar nonsubsidi karena tarif belum dinaikkan.
"Jika menggunakan solar nonsubsidi, tentu biaya operasionalnya menjadi bertambah. Siapa yang akan membayar kekurangannya," katanya.
Sebagai sebuah organisasi, IPOMI memiliki anggota yang berasal dari 28 perusahaan otobus. Perusahaan tersebut tidak hanya beroperasi di DIY melainkan juga di sejumlah daerah di Pulau Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali.
"Karena memperoleh solar bersubsidi cukup sulit, bisa saja ada perusahaan yang tidak menjalankan angkutannya dan memilih mogok," katanya menanggapi rencana dari sejumlah perusahaan otobus di daerah lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat