Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
BANTUL-Vaksin polio saat ini susah didapatkan di puskesmas dan rumah sakit di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Masyarakat Dinkes Bantul Pramudi Darmawan mengatakan tidak adanya ketersediaan vaksin sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.
Vaksin ICT yang dibutuhkan masyarakat selama ini didapatkan kiriman Pemerintah DIY yang mengandalkan kiriman pemerintah pusat sejalan ditetapkannya DIY sebagai sasaran pilot projec vaksinasi ICT melalui injeksi atau suntik.
“Jadi karena ini pilot project Pemerintah Pusat satu-satunya memilih DIY maka tidak hanya terjadi di Bantul. Di Sleman, Gunungkidul dan Kulonprojo juga Kota Jogja mengalami hal serupa,” kata Pramudi Kamis (2/5).
Dijelaskan Pramudi pilot project Pemerintah Pusat pemberian vaksin ICT melalui injeksi atau suntikan ini berbeda dengan cara vasinasi model lama menggunakan cara tetes. Pola injeksi ini dinilai lebih baik disbanding tetes meskipun harganya cukup mahal.
Kepala puskesmas Bantul I Siti Rokhana Munawaroh mengaku masih memiliki stok vaksin ICT injeksi untuk melayani kebutuhan masyarakat. Hanya stoknya sangat terbatas karena harga yang cukup mahal. Siti mengaku karena keterbatasan stok vaksin ICT ini akhirnya pelayanan dilakukan secara berkelompok.
Lain halnya kesulitan dialami Puskesmas Sedayu II. Kepala Puskesmas Sedayu II Elmi Yudohasari mengaku sudah beberapa bulan tidak bisa melayani permintaan vaksin polio injeksi karena belum ada kiriman. Senada diungkapkan Puskesmas Banguntapan I Kuncoro Sakti yang sejak sekitar bulan Januari lalu sudah kesulitan mendapatkan vaksin.
Irvan warga Timbulharjo Sewon mengakui sulitnya mendapatkan vaksin polio untuk buah hatinya. Ia harus mengantre selama beberapa bulan dan baru terlayani beberapa hari lalu. “Akhirnya anak kami mendapatkan tapi antrenya sekitar empat bukan lali,” ujarnya. Krisis vaksin ini juga dialami saudaranya berada kecamatan lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Emil Audero jadi kiper dengan penyelamatan terbanyak Serie A 2025/2026, ungguli David de Gea dan Mike Maignan.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.