Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
http://www.harianjogja.com/baca/2013/05/06/pengeroyokan-di-seturan-dua-anggota-tni-dikeroyok-luka-tersabet-pisau-403545/pembunuhan-ilustrasi-solopos-2" rel="attachment wp-att-403550">http://images.harianjogja.com/2013/05/pembunuhan-ilustrasi-solopos-370x211.jpeg" alt="" width="370" height="211" />SLEMAN-Dua anggota TNI AD Batalyon Infanteri (Yonif) 403 Wirasada Pratista dikeroyok sekelompok pemuda. Keduanya terluka karena sabetan pisau.
"Terluka karena sabetan pisau, pukulan kayu dan batu," kata Direskrim Polda DIY Kombes Kris Erlangga di Mapolda, Ringroad Utara, Sleman, Senin (6/5).
Pengeroyokan terjadi di minimarket Fulltim Jl Seturan, Minggu (5/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban Praka Baltasar Lermatan dan Praka Silvester Tawurutubun yang mengenakan pakaian biasa, bukan pakaian dinas di minimarket tersebut.
Pada saat bersamaan ada empat pemuda yang juga berbelanja. Namun saat membayar di kasir, uang yang mereka bawa tidak cukup. Kasir meminta mereka melunasinya, namun tidak mau. Mereka malah mengancam bila kasir melaporkan ke polisi. Mereka tetap tidak mau membayarnya sehingga cekcok mulut pun terjadi.
Mengetahui adanya perselisihan itu, Baltasar Lermatan dan Silvester berusaha menengahi dan meminta pelaku membayar kekurangannya. Namun mereka ngotot tidak mau. Mereka malah marah-marah.
Tiba-tiba salah seorang pelaku keluar dari minimarket. Setelah itu masuk sambil membawa batu dan kayu. Mereka kemudian mengeroyok dan menganiaya kedua prajurit itu. Salah seorang pelaku juga membawa sebuah pisau.
Karena perkelahian tidak seimbang itu, kedua korban mengalami luka akibat terkena sabetan pisau. Baltasar Lermatan luka di bagian jari tangan kanan dan mendapatkan tujuh jahitan. Pipi memar dan hidung retak akibat dipukul dengan batu. Sedangkan Silvester luka di bagian ibu jari kiri.
Saat ini aparat Polres Sleman masih menyelidiki dan memburu empat pelaku penganiayaan tersebut. Polisi juga masih memerika dari rekaman CCTV di minimarket tersebut. Korban penganiayaan saat ini masih dirawat di RS Tentara.
"Sudah ada yang ditangkap dan penyelidikan belum selesai," kata Kris Erlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.