Prabowo Sebut Rp700.000, Faktanya Upah Kupas Bawang Cuma Rp2.000
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
KULONPROGO-Kasus keracunan massal di Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang berbuntut panjang. Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalangnya.
Kepala Unit Reskrim Polsek Kalibawang, Ajun Inspektur I Mustofa mengatakan jajarannya menyikapi serius kasus yang menelan korban sekitar 300 orang tersebut. Mereka sudah mulai mengumpulkan beberapa alat bukti untuk memulai penyelidikan.
Rencananya besok, Senin (20/5) Polsek Kalibawang mulai memeriksa dua orang saksi peristiwa tersebut yang berasal dari pihak korban.
Tidak hanya itu, penyidik juga bakal memeriksa pihak PT Energi Puritama Masyuri selaku kontraktor pelaksana yang memesan makanan dalam acara peresmian proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro tersebut.
“Selain itu kami juga masih menunggu hasil tes laboratorium dari sampel makanan itu. Tes itu dilakukan oleh Puskesmas Kalibawang. Dari situ akan ketahuan makanan tersebut mengandung zat berbahaya apa, yang menjadi salah satu alat bukti. Kalau semua alat bukti kuat, yang menyiapkan makanan bisa diproses pidana,” tambah Mustofa.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang terkapar karena keracunan makanan di Desa Banjarharjo Kalibawang. Mereka menyantap hidangan nasi kotak yang disediakan sebuah catering dari kawasan Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.