Prabowo Sebut Rp700.000, Faktanya Upah Kupas Bawang Cuma Rp2.000
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Anggota MPR RI Eddy Mahati tengah m)emberikan sosialiasi tentang empat pilar kebangsaan kepada Dukuh di Gunungkidul di RM Niela Sary Playen Sabtu (18/5)
GUNUNGKIDUL-Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR RI kepada dukuh di Gunungkidul yang tergabung dalam Paguyuban Dukuh Gunungkidul, Janaloka. Para pamong warga tersebut dinilai sebagai pihak yang paling dekat dengan rakyat.
Dalam sosialisasi tersebut perwakilan dari MPR RI, Eddy Mihati menyampaikan sosialisasi empat pilar kebangsaan merupakan program dari MPR RI. Sasaran sosialisasi memang para pamong warga dan kepala desa.
"Pamong warga dan Kepala desa merupakan ujung tombak yang paling depan dalam pemerintahan. Mereka adalah yang paling dekat dengan rakyat sehingga mereka bisa menyampaikan kegiatan ini kepada warganya," papar dia kepada Harian Jogja ketika ditemui di sela-sela Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di RM Niela Sary, Siyono, Playen, Sabtu (18/5).
Ia menambahkan, tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat memahami betul empat pilar kebangsaan itu. Masyarakat juga diharapkan agar memahami betul sumbel hukum Indonesia.
"Saya ingin agar kerukukan dan ketertiban warga terus terjaga begitu pula dengan solidaritas antar warga. Pemahaman warga memang harus terus ditingkatkan," lanjut dia.
Ketua Paguyuban Janaloka, Sutiyono mengatakan acara ini baru sekali ini digelar. Harapannya agar masyarakat memahami pentingnya empat pilar kebangsaan. Dasar hukum seperti pancasila dan UUD 1945 harus dipahami dan ditegakkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.
BMKG mencatat 11.869 titik panas di Kaltim pada 1-21 Agustus 2026 dan meminta penguatan mitigasi karhutla menjelang puncak panas.
DPRD Sleman menyoroti pencairan dana JPS yang dinilai perlu dipercepat. Dinsos Sleman mulai menyederhanakan tahapan permohonan bantuan
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.