HIPMI Syariah dan BWI DIY Jajaki Kolaborasi Wakaf Produktif
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
WONOSARI-Konser dangdut dengan penyanyi Kembar Srikandi, Silvia dan Renata di Alun-alun Wonosari, Sabtu (18/5) malam berlangsung ricuh. Baku hantam antar penonton terjadi saat sedang berjoget.
Pantauan Harian Jogja di lokasi, tidak kurang dari 1.000 penonton memadati lapangan alun-alun Wonosari sejak pukul 18.00 WIB. Mereka bukan hanya warga Gunungkidul melainkan dari luar daerah seperti Klaten dan Wonogiri. Diawali dengan nyanyian yang dibawakan Agung Juanda, penyanyi dangdut dari Jawa Timur. Penonton masih belum banyak.
Namun menjelang malam, saat kedua kembar Srikandi Silvia dan Renata berduet diatas panggung, suasana penonton semakin memanas. Lemparan botol minuman kemasan mulai mewarnai ditengah-tengah penonton.
Petugas kepolisian dari Polres Gunungkidul dan Komando Distrik Militer TNI 0730 bersiaga dan memperingatkan penonton. Sekitar pukul 23.00 WIB, lemparan botol minuman semakin menjadi dari tengah, bahkan penonton terlibat baku hantam sesama penonton karena saling senggol.
Beberapa aparat terpaksa loncat ke tengah-tengah penonton dan mengamankan penonton yang menjadi provokator. Sedikitnya, tiga kali polisi melerai kericuhan penonton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY dan BWI DIY menggelar audiensi untuk memperkuat kolaborasi dan literasi wakaf produktif dengan melibatkan peran anak muda.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.