Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
JIBI/Desi Suryanto Bus listrik bernama Hevina diujicoba seusai diluncurkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Gusti Muhammad Hatta bersama Gubernur DI. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di Taman Pintar Yogyakarta, Senin (20/05/2013). Bus bertenaga baterai dengan kapasitas penumpang 12 orang itu setelah diujicoba akan ditempatkan di Taman Pintar. Masyarakat dapat merasakan naik bus listrik tersebut dari Taman Pintar secara gratis dengan rute Taman P
JOGJA-PT Perusahaan Listrik Negara menyiapkan dua charging station atau Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung uji coba bus listrik Hevina di Jogja.
"Masing-masing berada di Taman Pintar dan di Terminal Giwangan Jogja," kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kelistrikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Satri Falanu di sela-sela peluncuran uji coba bus listrik Hevina di Jogja, Senin (20/5).
Menurut dia, kedua charging station atau stasiun pengisian listrik umum (SPLU) tersebut dibuat dengan model yang mudah digunakan sehingga tidak akan merepotkan petugas saat akan mengisi baterai bus listrik.
SPLU yang berada di Jogja tersebut berbentuk kotak berwarna hijau cerah setinggi 1,5 meter yang dilengkapi dengan alat menyerupai pengering rambut yang digunakan untuk mengalirkan listrik ke baterai di dalam bus.
Di dalamnya, telah dilengkapi dengan panel khusus untuk menunjukkan daya listrik yang akan dialirkan ke baterai bus listrik Hevina. Pengisian baterai otomatis akan terhenti apabila daya yang dikeluarkan sudah sesuai dengan daya yang dimaksud.
Meskipun demikian, di dalam panel SPLU tersebut tetap dilengkapi dengan tombol otomatis untuk menghentikan aliran listrik apabila baterai sudah terisi penuh.
Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengisi secara penuh baterai dengan tipe Lithium 320VDC 160 Ah yang digunakan oleh Hevina, adalah sekitar enam hingga delapan jam.
"PLN akan terus mengembangkan charging station. Kami tidak akan mengembangkan mobil listrik meskipun saat ini PLN memiliki tiga unit mobil listrik dengan jenis city car," katanya.
PLN berharap, pada 2015 sudah bisa menjadi penyedia infrastruktur SPLU di Indonesia.
"Karena waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai cukup lama, tidak sebentar seperti mengisi bahan bakar minyak (BBM), maka 'charging station' ini harus ditempatkan di lokasi yang memungkinkan, seperti tempat parkir khusus atau tempat perbelanjaan. Sembari menunggu, mereka mengisi baterai," katanya.
Ia mengatakan, SPLU tersebut juga bisa dikembangkan dengan mengandalkan daya listrik yang mengalir di rumah. "Namun, teknologi yang digunakan berbeda," katanya.
Bus listrik Hevina yang diuji coba di Jogja tersebut ditempatkan di Taman Pintar. Pengunjung tempat wisata edukasi tersebut dapat melihat secara langsung bus listrik dan mencoba berkeliling dengan fasilitas baru itu secara gratis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.