Kebo Bule Keraton Solo Geladi Kirab 1 Sura, Ada yang Ngambek
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
KULONPROGO-Perubahan warna air terjadi di Pantai Trisik, Kecamatan Galur, Kulonprogo sejak sepekan terakhir. Warna ombak yang sebelumnya putih kebiruan mendadak menjadi coklat pekat. Tak hanya itu, pantai ini juga penuh sampah.
Surati, 45, warga Desa Banaran, Kecamatan Galur yang biasa mencari kayu di Pesisir Trisik mengatakan berubahnya warna ombak erat kaitannya dengan kandungan lumpur di Sungai Progo.
"Sungai Progo muaranya di Pantai Trisik ini. Aliran air di sungai itu banyak membawa lumpur coklat yang dibawa dari Pegunungan Menoreh. Jadi warna lumpur itulah yang akhirnya membuat air laut menjadi keruh," ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin (27/5).
Arus Sungai Progo ternyata tak hanya membawa kandungan lumpur saja ke laut. Beraneka macam sampah yang hanyut bersama aliran air sungai ikut terbuang ke laut hingga akhir terhempas ombak ke bibir pantai. Kontan saja sampah-sampah itu menyebabkan pantai menjadi sangat kotor.
"Ada banyak sekali jenis sampah di sini. Dari mulai sampah kayu sampai plastik. Kalau yang plastik saya kumpulkan untuk dijual lagi. Kalau kayu buat memasak makanan," katanya.
Terpisah, Solikin, Kepala Dusun Imorenggo wilayah setempat mengatakan perubahan warna ombak di Pantai Trisik bukan sekali ini terjadi. Bahkan menurutnya, ombak di pantai itu dalam setahun bisa berubah menjadi empat jenis warna.
"Kalau cuaca cerah warnanya biru. Kalau lumut meluap warnanya hijau. Terus kalau banyak lumpur di Sungai Progo warnanya keruh seperti ini," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebo bule Keraton Solo geladi kirab Malam 1 Sura. Beberapa kerbau sempat ngambek karena berahi dan kerumunan warga.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada Senin 22 Juni 2026.
Kadipaten Pakualaman tidak hanya memiliki sejarah panjang tentang budaya dan pemerintahan, tetapi juga memiliki perhatian khusus pada dunia pendidikan
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dari ketinggian 2.330 meter, para pelari tak hanya mengejar garis finis—mereka mengejar harapan baru bagi pariwisata dan ekonomi Jawa Tengah.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Senin 22 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.