Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
BANTUL-Perayaan ucapan syukur pada hari penuh rahmat bagi warga Tionghoa atau biasa disebut Peh Cun di Bantul tahun ini akan dimeriahkan festival Barongsai. Selain kegiatan rutin seperti lomba mendayung perahu naga dan prosesi mendirikan telur pada hari puncak perayaan.
Berbeda dari perayaan Peh Cun pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini panitia berinisiatif menggelar festival Barongsai atau Lion Dance Festival untuk memperebutkan Piala Raja Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan total hadiah senilai Rp18 juta.
Panitia Bidang Lion Dance Festival Gutama Fantoni mengatakan, panitia membatasi hanya 10 peserta untuk mengikuti ajang ini.
“Karena keterbatasan waktu, kami batasi hanya sepuluh peserta, sementara yang daftar sekarang sudah lima belas,” katanya Jumat (31/5).
Festival Barongsai bakal digelar 12 Juni mendatang di Pantai Parangtirtis Bantul bertepatan dengan puncak perayaan Peh Cun. Tradisi yang dijalankan warga Tionghoa selama ratusan tahun tersebut di Bantul sudah kali ke-12 dirayakan di Parangtirtis.
Sedianya pada tahun-tahun sebelumnya perayaan Peh Cun hanya diisi dengan perlombaan seperti mendayung perahu naga di Bendungan Tegal, Desa Canden, Jetis Bantul serta prosesi mendirikan telur.
Prosesi tersebut dilakukan pada hari H tepat pada pukul 12.00 WIB. Sebab kala itu posisi grafitasi antara bumi dan bulan tegak lurus. Warga Tionghoa percaya pada hari yang dianggap penuh berkah tersebut, maka ucapan syukur harus dirayakan.
Adapun lomba mendayung perahu naga akan digelar tiga hari sebelumnya pada 9 Juni. Koordinator lomba perahu naga Morgan Onggowijaya menyatakan, ada 15 peserta mendayung akan meramaikan event kali ini.
“Mereka berasal dari Cilacap, Magelang, DIY, dari mahasiswa pecinta alam serta masyarakat sekitar bendung,” tuturnya.
Tak hanya menyajikan lomba mendayung perahu naga, berbagai wahan permainan air akan disediakan panitia seperti Jet Ski, banana boat ditambah panggung hiburan.
Berbagai fasilitas dan even tersebut diharapkan menarik sebanyak mungkin pengunjung untuk hadir ke Bendungan Tegal yang dekat dengan objek Desa Wisata Kebon Agung, Imogiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.
Sam Altman mengungkap Gen Z kini memakai ChatGPT sebagai penasihat hidup, berbeda dengan generasi tua yang masih menggunakannya seperti Google.