Penyebab Gempa Jogja M3,5: BMKG Ungkap Dipicu Aktivitas Sesar Opak
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
SLEMAN-Sleman menjadi salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam penggunaan lahan tanah kas desa. Ribuan tempat usaha mulai berdiri di kawasan yang rata-rata berbatasan langsung dengan daerah perkotaan.
Berdasarkan penelusuran Harian Jogja selain dijadikan sebagai tempat pemondokan, tanah kas desa juga banyak dibangun rumah toko.
Salah satu tempat pemondokan atau rumah sewa milik Pemerintah Desa Caturtunggal, Depok, Sleman yang berada di Karangmalang misalnya bisa memperoleh ratusan juta pertahunnya.
Berdasarkan penelusuran rumah sewa yang dibangun sejak 1994 ini terdapat 66 kamar yang terbagi dalam dua kompleks pemondokan pria dan wanita. Ukuran kamar rata-rata 3x4 meter persegi. Dalam setahun untuk satu unit kamar bisa laku di pasaran Rp4 juta. Dengan demikian untuk dua kompleks pemondokan bisa mendapatkan Rp264 Juta per tahunnya.
"Rata-rata Rp4 juta ada juga yang membayar setiap bulan," ujar salah satu pengguna pemondonkan yang enggan disebut namanya, Minggu (2/6).
Selain menghasilkan pemasukan dari pondokan di kompleks tanah kas desa Caturtunggal itu juga dibangun sekitar lima kios semi permanen yang juga disewakan untuk berjualan.
Kemudian setiap Minggu pagi di halamannya juga dimanfaatkan untuk parkir ratusan kendaraan roda dua dan puluhan roda empat. Dengan tarif Rp2.000 untuk roda dua dan Rp3.000 untuk roda empat karena lokasi berdekatan dengan pasar kaget atau sunday morning kawasan UGM.
Tidak lebih dari 1.000 meter tanah kas desa itu sudah mampu menghasilkan ratusan juta pertahunnya. Tetapi sayangnya hanya pajak saja yang masuk ke pendapatan daerah. Selain itu menjadi hak desa yang masuk dalam APBDes.
Sementara jika di kawasan Condongcatur ada belasan rumah toko yang berdiri di atas tanah kas desa berada di selatan Selokan Mataram. Tiap ruko rata-rata disewakan hingga Rp10 juta pertahunnya.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Sleman, Samsidi menjelaskan untuk penggunaan sewa tanah kas desa memang tidak masuk dalam pendapatan daerah. Pihaknya hanya menerima jika sudah masuk kategori pajak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.