PAMONG DESA TAK DISIPLIN : Idih, Pamong Desa di Bantul Kerja Tiga Jam Sehari

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jum'at, 07 Juni 2013 15:42 WIB
PAMONG DESA TAK DISIPLIN : Idih, Pamong Desa di Bantul Kerja Tiga Jam Sehari

http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/07/pamong-desa-tak-disiplin-idih-pamong-desa-di-bantul-kerja-tiga-jam-sehari-413489/bantul-5" rel="attachment wp-att-413490">http://images.harianjogja.com/2013/06/Bantul1-150x150.jpeg" alt="" width="150" height="150" />

BANTUL-Sejumlah kantor desa di Bantul tak memberikan pelayanan maksimal. Bahkan di lapangan masih ditemukan pamong desa yang bekerja hanya tiga jam sehari.

Pantauan Harian Jogja di sejumlah kantor desa Jumat (7/6/2013) menemukan masih adanya kantor pelayan masyarakat yang tak bekerja maksimal, terutama di desa yang berada di wilayah pinggiran.

Di kantor Desa Parangtritis, Kretek, pada jam 12.30 WIB, kantor telah kosong melompong. Tak ada satupun pintu atau jendela yang masih terbuka serta tak ada satu pun kendaraan yang diparkir.

Salah seorang warga sekitar, Hendar mengungkapkan, kantor desanya biasa tutup antara pukul 11.00 WIB-11.30 WIB saat hari Jumat, sementara hari itu buka mulai pukul 08.00 WIB.

Sedangkan untuk Senin-Kamis, kantor buka pukul 07.30 WIB dan tutup sekitar pukul 13.00 WIB-14.00 WIB.

Artinya, praktis pada Jumat kemarin pamong desa hanya bekerja sekitar tiga jam. “Biasa kalau hari Jumat hari pendek jadi pulang awal,” tutur Hendar.

Subikis, warga lainya juga membenarkan kantor desanya biasa tutup lebih awal. Sebab kata dia, kalau siang hari jarang warga datang ke kantor desa.

“Malah ada warga yang datang Sabtu, nggak tahu kalau hari Sabtu itu libur. Jam kerja hanya Senin sampai Jumat,” jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online