PELURU NYASAR DI PERMUKIMAN : Lokasi Disterilkan, TNI Minta Maaf, Wartawan Diusir

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 01 Juli 2013 13:26 WIB
PELURU NYASAR DI PERMUKIMAN : Lokasi Disterilkan, TNI Minta Maaf, Wartawan Diusir

http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/01/peluru-nyasar-di-permukiman-lokasi-disterilkan-tni-minta-maaf-wartawan-diusir-421555/peluru-nyasar-2-ujang-hasanudin" rel="attachment wp-att-421557">http://images.harianjogja.com/2013/07/peluru-nyasar-2-ujang-hasanudin.jpg" alt="" />

GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Gading IV, Desa Gading, Kecamatan Playen mendadak gempar, Senin (1/7/2013). Sejumlah http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/01/peluru-nyasardi-permukiman-peluru-nyasar-empat-rumah-warga-bolong-421545" target="_blank">peluru bersliweran di tengah permukiman warga. TNI juga meminta maaf kepada warga.

Mereka beralasan tidak ada unsur kesengajaan melainkan peluru berukuran 12,7 mili tersebut pantulan dari tebing yang sedang latihan di Lapangan Tempur, Kemuning yang jaraknya sekitar 4 kilometer dari pemukiman warga.

Hingga berita ini ditulis aparat TNI dan kepolisian masih mensterilkan lokasi dari peluru yang menghujani pemukiman warga. TNI melarang wartawan untuk meliput kejadian tersebut.

“Pergi-pergi, kejadian seperti ini kok dibesar-besarkan,” sergah salah satu anggota TNI.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online