Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi meninggal dunia (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harian Jogja.com, GUNUNGKIDUL - Nahas yang dialami Suranto, 30, warga Dusun Guyangan Lor, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari.
Ia tewas saat mengyambung kabel di pekarangan rumah tetangganya, Rabu (17/7/2013) sore.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul Ipda Ngadino memaparkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Suranto bersama ayahnya Slamet Tarsono menebang bambu yang mereka beli dari tetangganya.
Namun saat akan menebang, ada kabel yang melintang diantara pohon bambu tersebut. “Kabel yang melintang diputus dulu,” paparnya.
Hanya saja saat akan menyambung kabel kembali seusai menebang bambu, Suranto maupun Slamet tidak mematikan aliran listrik terlebih dahulu. Suranto langsung tersengat hingga terpental 4 meter dari lokasi sengatan di sekitar pohon bambu.
Slamet bersama warga sekitar bergegas membawa korban ke Rumah Sakit Tegalyoso, Klaten, Jawa Tengah. Namun nahas sampai rumah sakit nyawa Suranto tidak tertolong.
Polsek Gedangsari yang mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 16.00 WIB langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga memeriksa jenazah Suranto. “Dari hasil pemeriksaan korban murni kecelakaan karena tersengat listrik,” tandas Ngadino.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.