KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Aparat Polsek Temon, Kulonprogo berhasil menggerebek kawanan pencuri yang hendak beraksi di SMA Negeri I Temon, Sabtu (20/7/2013) dini hari tadi.
Warga sekitar yang bangun untuk sahur, langsung mendatangi tempat penggerebekan ketika mendengar kabar tersebut. Empat pencuri yang terkejut karena kedatangan polisi sempat kabur ke ladang tebu.
Sementara polisi sudah mengepung lokasi itu dari berbagai penjuru. Akhirnya setelah beberapa jam melakukan perburuan, pencuri yang berjumlah lima orang itu berhasil ditangkap.
Satu orang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian perut sebelah kiri lantaran melakukan perlawanan dengan celurit saat hendak ditangkap.
Kasat Reskrim Polres Kulonprogo, AKP M Kasim Akbar Bantilan mengatakan, pihaknya masih mengembangkan penyelidikan kemungkinan
kaitan aksi pencurian itu dengan kasus-kasus pencurian komputer sekolah sebelumnya.
Menurutnya, pencurian komputer dengan sasaran sekolah di Kulonprogo selama 2013 sudah ada sekitar tujuh kejadian dan sangat meresahkan.
"Para pelaku belum berhasil membawa keluar barang curian. Tapi peralatan yang mereka bawa sangat lengkap bahkan membawa senjata tajam," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Kasus Ebola di RD Kongo mencapai 5.514 dengan 2.642 kematian. Sebanyak 10 negara memperketat pemeriksaan di perbatasan.
Pencurian motor di Kadipiro Solo kepergok warga. Seorang terduga pelaku ditangkap setelah dikejar hingga Gondangrejo, Karanganyar.
Polisi mengungkap kematian Triyanto di Pajangan, Bantul, diduga akibat penganiayaan. Tiga orang diamankan dan masih diperiksa.
Prabowo meluncurkan program PLTS 100 GWp. Pemerintah menargetkan 30 GWp terbangun pada 2026 dan seluruh proyek selesai pada 2029.
Bayi perempuan ditemukan hidup terbungkus plastik di bawah pohon mahoni Bandungan. Bayi berbobot 3,1 kg dan diperkirakan baru lahir.