Pasar Klithikan Kulonprogo Batal Digusur

Rabu, 24 Juli 2013 11:43 WIB
 Pasar Klithikan Kulonprogo Batal Digusur

Petugas memperlihatkan ribuan handphone sitaan hasil sweeping pada warga binaan pemasyarakatan (wbp) di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Jabar yang batal dimusnahkan, saat Apel Siaga Petugas Pemasyarakatan di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/4). Sekitar 1.500 handphone tersebut yang rencananya akan dimusnahkan, akhirnya hanya diserahkan pada Badan Narkotika Nasional (BNN).

Harian Jogja.com, KULONPROGO —Relokasi pedagang Pasar Klithikan Wage, di belakang Terminal Wates, yang diwacanakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo batal dilakukan.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Manusia Kulonprogo Ahmad Syahrun mengatakan relokasi sekitar 50 pedagang pasar pada H-7 sampai H+7 Lebaran batal dilakukan berdasarkan rapat koordinasi.

Relokasi tidak memungkinkan karena lokasi tujuan, yakni Kulonprogo Fish Centre (KFC), tidak representatif. “Kalau dipaksakan justru menimbulkan persoalan baru,” kata Syahrun, Selasa (23/7/2013).

KFC dianggap tidak muat menampung pedagang dan aksesnya jalan menuju permukiman.

Sebagai solusi, pedagang tetap dibiarkan berjualan di belakang terminal namun lokasi parkir kendaraan akan ditata agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Dishubkominfo Kulonprogo Nugroho sebelumnya berencana merelokasi sementara pedagang pasar klitikan ke Fich Centre. Relokasi ini untuk memperlancar arus lalu lintas karena kawasan belakang terminal termasuk rawan macet saat arus mudik dan balik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online