Kasus DB dan Chikungunya di Kota Jogja Meningkat

Jum'at, 26 Juli 2013 17:15 WIB
Kasus DB dan Chikungunya di Kota Jogja Meningkat

Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti penyebar demam berdarah dengue. (JIBI/Solopos/Dok.)

Harianjogja.com, JOGJA - Kasus Demam Berdarah (DB) dan chikungunya di Kota Jogja meningkat dari tahun sebelumnya.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Jogja, jumlah kasus demam berdarah hingga Juli tercatat sebanyak 745 kasus, jauh lebih banyak dibanding jumlah kasus demam berdarah pada 2012 yaitu 382 kasus.

Tujuh kecamatan dengan kasus demam berdarah cukup banyak di Kota Jogja adalah Umbulharjo 166 kasus, Kotagede 70 kasus, Wirobrajan 69 kasus, Mergangsan 67 kasus, Gondokusuman 62 kasus, Mantrijeron 55 kasus, dan Tegalrejo 49 kasus.

Begitu pula dengan kasus penyakit chikungunya yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Hingga 18 Juli, tercatat sebanyak 528 kasus penyakit chikungunya, sedang pada tahun lalu hanya tercatat sebanyak 82 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Tuty Setyowati menyebutkan meski angka kasus tinggi, belum ada keputusan untuk menetapkan status kejadian luar biasa.
"Beluma da penetapan kasus luar biasa. Tidak ada kematian yang disebabkan oleh dua penyakit tersebut," katanya, Jumat (26/7/2013).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online