Korban Gempa Flores Mulai Pulang, Ini Skema Bantuan Pemerintah
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jumat (26/7) malam lalu di sejumlah indekos di kawasan Seturan dan penginapan di Kaliurang, Sleman.
Kanit VC, Ditreskrimum Polda DIY, Kompol Zulham Efendi Lubis menyatakan pihaknya memang melakukan razia itu tapi belum mendapat laporan tentang salah satu anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Jogja, Emanuel Ardi Prasetya yang ikut terjaring.
Tujuan razia tersebut, menurut Zulham untuk menekan aktivitas yang berkaitan dengan pekat. Kendati demikian tidak mendata secara detail profesi masing-masing yang terjaring razia.
Karena itu pihaknya tidak mengetahui secara pasti jika terdapat anggota dewan Kota Jogja yang terkena razia yang digelarnya.
"Kita menanyakan surat resmi ada atau tidak rata-rata memang tidak bisa menunjukkan [surat nikah]. Yang terjaring memang banyak," terangnya kemarin.
Hal yang sama juga disampaikan Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anni Pudjiastuti. Pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya anggota dewan yang terjaring razia pekat.
"Kami belum mendapatkan laporan tentang itu [anggota dewan yang terjaring operasi pekat]," jawab Anni.
Sementara Ketua DPRD Kota Jogja, Henry Kuncoroyekti yang dikonfirmasi terpisah mengaku telah melakukan klarifikasi. "Saya sudah klarifikasi ke Mas Pras, katanya enggak ada apa-apa kok," jelas Henry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Garebeg Mulud Be 1960/2026 di Kraton Jogja digelar sederhana tanpa gunungan dan iring-iringan prajurit. Tradisi tetap dipertahankan.
BPBD mencatat 336 karhutla membakar 428,46 hektare lahan di Palangka Raya pada 1 Juni-24 Agustus 2026.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.