Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman perlu segera menangani masalah jalur evakuasi dengan. Pasalnya, hingga kini jalur evakuasi masih dalam keadaan rusak parah.
Komandan SAR DIY, Brotoseno berharap perbaikan jalur evakuasi ini disertai dengan penghentian penambangan pasir. "Sebab kerusakan jalur evakuasi tidak lepas dari aktifitas penambang pasir yang tidak sensitif dengan apa yang sedang terjadi," katanya, Minggu (28/7/2013)
Menurut dia, para penambang pasir tidak tahu diri karena tetap beraktivitas saat Merapi bergolak. Karenanya, ia minta pihak yang berwenang agar melarang backhoe beroperasi selama sebulan ke depan.
Menurutnya, penghentian aktivitas penambangan pasir untuk mengantisipasi segala bentuk kejadian yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai seperti kemarin, truk masih tetap beroperasi padahal warga sudah melakukan evakuasi. Tolong hormati kekawatiran warga,” tandasnya.
Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto mengatakan jalan evakuasi sebenarnya dibagi dalam dua jalur. Untuk mobil, memang memakai rute yang sama dengan truk pengangkut pasir. Sedangkan untuk sepeda motor bisa melalui jalan-jalan desa menuju ke Selatan.
“Jadi nanti ada jalan-jalan kecil dari Dusun Batur, Kopeng hingga Ngepring sampai ke Desa Argomulyo. Jalan-jalan ini masih dalam keadaan baik dan siap dilalui. Namun jalur untuk mobil dalam keadaan rusak parah,” kata Heri.
(JIBI/Harian Jogja/Joko Nugroho)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Orang tua kini dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk penggunaan media sosial serta potensi gangguan kesehatan mental
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi