AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/14/ugm-gali-potensi-kuliner-di-klaten-437598/logo-ugm-6" rel="attachment wp-att-437619">http://images.harianjogja.com/2013/08/logo-ugm.jpg" alt="" width="292" height="300" />Harianjogja.com, JOGJA—Untuk menjadi Desa Wisata bukanlah perkara yang mudah. Harus ada berbagai parameter, salah satunya adalah geliat potensi wisata kuliner di daerah tersebut sehingga akan memberikan supply pada perekonomian masyarakat.
Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten sebagai salah satu desa yang mengarah ke desa wisata perlu memberikan perhatian ke arah sana. Sayangnya, potensi wisata kuliner di desa ini relatif sedikit.
Padahal, objek wisata Desa Paseban memiliki potensi yang besar sehingga harus diimbangi dengan barang-barang khusus sebagai pilihan untuk oleh-oleh para pengunjung obyek wisata tersebut, termasuk makanan.
Berangkat dari kondisi ini, kuliah kerja nyata (KKN) PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui inisiasi dari tim kluster Agro dan dibantu dari kluster lain mengadakan acara Sosialisasi Potensi Wisata Kuliner dan Demo Masak di gedung Balaidesa Paseban. Acara tersebut dihadiri oleh Tim Penggerak PKK Desa dan anggota PKK dari perwakilan RW se-Desa Paseban.
Koordinator Mahasiswa Unit, Phisca Aditya Rosyady menjelaskan, acara itu dibagi menjadi dua sesi, sesi sosialisasi dan demo masak. Sosialisasi Potensi Wisata Kuliner kali ini disampaikan oleh perwakilan mahasiswa peserta KKN, Fandinata Amrizal. Dalam kesempatan itu ia menyampaikan urgensi wisata kuliner dalam sebuah Desa Wisata.
“Wisata kuliner maupun diwujudkan melalui oleh-oleh makanan bisa memacu perekonomian masyarakat setempat,” papar Aditya dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (13/8/2013).
Dalam kesempatan itu juga dijelaskan bagaimana kuliner khas dari suatu daerah bisa di-branding dari sekarang dan tidak selalu turun temurun sejak zaman nenek moyang.
Yang dibutuhkan dalam proses ini adalah kreativitas dalam pengolahannya sehingga bisa memunculkan jenis kuliner yang berbeda dengan kuliner di tempat lain. Sebagai contoh daerah Batam yang juga pernah memunculkan kuliner khas daerah yang sampai sekarang banyak diminati dan telah menjadi bagian dari Batam.
Setelah sosialisasi acara dilanjutkan dengan demo masak. Pada demo masak tersebut diperlihatkan proses pembuatan kripik kulit pisang dan nata de aloe vera.
Mahasiswa mencontohkan bahwa dengan sedikit sentuhan dan kreativitas, bahan dasar yang sederhana bisa menjadi makanan yang lebih menarik dan menjual.
“Sebagai daya tarik kami juga adakan lomba kreativitas masak agar masyarakat semakin terpacu untuk memulainya,” kata Aditya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.