Program Satu Desa Satu Paud Sudah Tercapai
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menggiring tenaga pengajar di Pendidikan Anak Usia Din (PAUD) untuk mandiri karena tidak ada dana khusus untuk tingkat pendidikan prasekolah itu.
Kepala Seksi PAUD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Nani Astia mengatakan untuk program satu desa satu PAUD, di Gunungkidul sudah tercapai meski pendanaan PAUD masih minim.
“Tidak ada anggaran khusus pusat,” kata dia belum lama ini.
Tidak adanya dana khusus PAUD membuat insentif pendidik tidak lagi diberikan langsung ke pendidik. Insentif pendidik sebesar Rp200.000 per bulan dari APBN dan Rp100.000 per bulan dari APBD berubah menjadi dana hibah yang dialokasikan untuk lembaga PAUD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share