30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menggiring tenaga pengajar di Pendidikan Anak Usia Din (PAUD) untuk mandiri karena tidak ada dana khusus untuk tingkat pendidikan prasekolah itu.
Kepala Seksi PAUD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Nani Astia mengatakan untuk program satu desa satu PAUD, di Gunungkidul sudah tercapai meski pendanaan PAUD masih minim.
“Tidak ada anggaran khusus pusat,” kata dia belum lama ini.
Tidak adanya dana khusus PAUD membuat insentif pendidik tidak lagi diberikan langsung ke pendidik. Insentif pendidik sebesar Rp200.000 per bulan dari APBN dan Rp100.000 per bulan dari APBD berubah menjadi dana hibah yang dialokasikan untuk lembaga PAUD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.