BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Taman Bakti, Wonosari, tepatnya depan tanam makam pahlawan, Kamis (22/8/2013) malam.
Purwani, 38, dan dua anaknya Widya Ningtiyas, 14 dan Amanda, 3, mengalami luka setelah diseruduk sedan Corona bernomor polisi AB 1087 TB. Saat kejadian sekitar pukul 20.00 WIB itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda C 70 bernopol AB 5435 YE.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Endar Isniyanto mengatakan, kecelakaan bermula saat sepeda motor dan sedan sama-sama melaju dari arah simpang empat Jeruksari menuju simpang empar Budegan.
Sampai di lokasi kejadian, diduga karena kurang penerangan jalan, sedan menabrak motor korban dari belakang. “Setelah menabrak sedan tidak terkendali dan masuk parit,” kata dia, Jumat (23/8/2013).
Setelah kejadian, pihaknya langsung menuju lokasi, tiga korban yang terluka dibawa ke RSUD Wonosari. sementara kedua kendaraan yang terlibat termasuk sopir sedan dibawa ke Polres Gunungkidul untuk pemeriksaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
SDHI resmi mengelola Bandara Internasional Dhoho Kediri secara mandiri setelah memperoleh Sertifikat Standar BUBU dari Kementerian Perhubungan.
Disdikpora Bantul mengandalkan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.
Hotspot karhutla Indonesia naik menjadi 1.271 titik. Kalteng mencatat 355 titik dan Kalbar 246 titik hingga 2 Oktober 2026.