OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Harianjogja.com, BANTUL - Warga Dusun Gunungan Desa Sumbermulyo, Bambanglipura dalam sepekan dibuat resah. Puluhan ayam peliharaan rumah ditemukan mati secara bergiliran.
Warga belum mengetahui penyebab pasti matinya ayam yang tiap harus bertambah.
Ngadi, warga di Dusun Gunungan mengaku kehilangan empat ekor ayam karena mati tanpa sebab. Matinya empat ayam milik Ngadi ini disusul adanya masalah beberapa ayam lain kini mulai nampak sakit-sakitan.
“Kotorannya tidak seperti biasa dan bagian kepala nampak kebiru-biruan," katanya, Selasa (27/8/2013).
Ngadi mengamati seluruh ayamnya yang mati mengalami gejala yang sama sebelum akhirnya tak tertolong. Ia mengaku pernah memberikan ramuan obat tradisional namun hal itu tidak memberikan pertolongan.
“Saya langsung bakar bangkainya agar tidak menular ke ayam yang lain,” ujarnya.
Dinah, tetangga Ngadi juga mengungkapkan hal yang sama. Ayam kampung peliharaannya tiap hari selalu ada yang ditemukan mati.
“Gejala awalnya yang hampir sama punya Pak Ngadi itu,” ungkapnya ibu rumah tangga sudah kehilangan lebih dari sepuluh ekor. Ia juga menyatakan tidak tahu menahu penyebab ayam kampungnya mati mendadak.
“Apakah karena cuasa dingin atau sebab lainnya kami tidak tahu. Tapi sebelumnya tetangga di sini juga ayamnya mati,” kata Dinah.
“Kami berharap petugas turun tangan,” tambah Widodo, warga Sumbermulyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Sphephelo Sithole jadi pemain pertama kena kartu merah di Piala Dunia 2026. Pelanggaran DOGSO di menit 49 vs Meksiko. Suspensi otomatis.
10 tanda bos toxic: suka micromanaging, tidak punya empati, target tidak realistis, gemar cari kambing hitam. Simak dampak dan cara mengatasinya.
Motor turun mesin bisa menyebabkan biaya perbaikan jutaan rupiah. Kenali 7 penyebab utamanya dan cara sederhana mencegah kerusakan mesin sejak dini.
Rupiah stagnan di Rp17.975 per dolar AS, harga kebutuhan pokok masih tinggi. Tekanan impor dan BBM non-subsidi memengaruhi daya beli masyarakat.
IHSG naik 74 poin (1,26%) ke 5.960, LQ45 naik 1,70% ke 596 di awal perdagangan Jumat. Aksi beli masif warnai bursa.