Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul merintis kantin kejujuran untuk masyarakat umum di loket pelayanan perizinan komplek Pendapa Parasamya Pemkab Bantul.
Kantin kejujuran sebagai upaya melatih dan menanamkan nilai kejujuran masyarakat melalui pola melayani sendiri baru beroperasi di hari keempat kemarin menindaklanjuti beroperasinya sejak setahun dimulai ditingkat pegawai dan karyawan Bappeda.
Kepala Bappeda Bantul Trisaktiyana mengatakan kantin kejujuran dimulai setahun lalu diawali dari internal karyawan dan pegawai dan hasilnya cukup bagus. Kini, dikembangkan lebih luas melalui koperasi Bappeda untuk masyarakat umum diloket pelayanan.
"Kami akan melihat hasilnya per semester nanti," kata Trisaktiyana kepada Harian Jogja, Jumat (30/8/2013).
Menurutnya, pengembangan kantin kejujuran untuk umum setelah dimulai di internal kepegawaian di Bappeda lebih dulu sejak 2012 yang tidak mengalami kerugian, bahkan berhasil meraih untung Rp2 juta sebagai indikator kejujuran internal pegawai Bappeda.
Kepala Bappeda menambahkan digagasnya kantin kejujuran dibuka untuk umum sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat atas tidak tersedianya layanan kantin di komplek gedung pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.