Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Aksi penjarahan emas di toko emas terjadi di siang bolong.
Informasi yang dihimpun peristiwa itu terjadi di Toko Mas dan Roti Marta yang terletak persis di depan Pasar Wates, Jalan Diponegoro Wates. Waktu kejadian Jumat (30/8/2013) sekitar pukul 11.45 WIB saat lokasi tengah sepi karena ditinggal ibadah salat Jumat.
Menurut Anisa,30, putri pemlik toko, seorang pria datang bersama seorang wanita, bermaksud membeli emas.
"Saat saya sedang pegang tiba-tiba dirampas. Kami sempat tarik-tarikan tapi kemudian dia [pelaku] berhasil merampas. Sesudah itu dia langsung lari menggunakan sepeda motor ke arah selatan meninggalkan teman wanitanya. Saya sempat teriak-teriak tapi karena keadaan sepi, tidak ada yang menolong," kata Anisa.
Anisa kemudian meminta Sudirman, petugas keamanan Bank Bukopin yang terletak di sebelah tempat kejadian untuk mengamankan teman wanita pelaku.
Menurut Sudirman, saat mendengar teriakan, dia segera keluar dari ruangan dan sempat melihat pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega dengan plat nomor H.
Sedangkan, teman wanita pelaku diketahui bernama Siti Aminah,42, warga Wonosidi Lor, Kelurahan Wates. Dia berprofesi sebagai pedagang sebuah warung kelontong. Siti mengatakan ia berkenalan dengan pelaku, setelah itu Siti diajak ke toko emas dengan alasan akan dijadikan contoh mengingat pelaku bakal membeli emas untuk ibunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD DIY menilai cetak ulang buku pelajaran hanya karena huruf terlalu kecil tidak urgen. Anggaran pendidikan diminta lebih tepat sasaran.
Chip AI Nvidia Jetson Orin ditemukan pada sisa rudal Rusia S-71M. GUR menduga komponen itu terkait kemampuan otonom rudal.
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Hacker Iran diduga menyerang puluhan fasilitas air AS. Serangan mengganggu operasional dan mengekspos kerentanan sistem air.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.