Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Harianjogja.com, JOGJA—Tak kurang dari 500 orang ikut program Shave For Hope 2013 yang digelar di Beteng Vredeburg, Minggu (1/9/2013). Kegiatan yang bertujuan membantu program anak-anak yang menderita kanker.
Kegiatan ini dilakukan Yayasan Pita Kuning bekerja sama dengan Asian Medical Students’ Association (AMSA) Indonesia. Setiap orang yang potong rambut berarti memberikan donasi sebesar Rp100.000. Dana ini berasal dari sponsor yang mendukung program ini.
Shave For Hope 2013 akan diselenggarakan di empat kota yakni Jogja pada 1 September 2013, Bandung dan Surabaya pada 8 September 2013 dan di Jakarta pada 15 September 2013. Panitia menargetkan bisa mengajak 2.000 orang untuk ikut kegiatan ini.
Sementara di Jogja ditargetkan ada 500 peserta. Hingga pukul 17.00 WIB tercatat sudah lebih dari 500 peserta yang ikut.
Saat ini, kanker menduduki peringkat teratas sebagai masalah kesehatan utama di Indonesia dimana sekitar 6% dari masyarakat Indonesia menderita kanker. Bahkan ternyata 1 dari 8.300 anak di Indonesia menderita kanker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.