Kabar Duka, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Meninggal Dunia
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagian besar petani di lereng perbukitan Prambanan memanfaatkan lahan untuk menanam kangkung di musim kemarau. Selain itu, mereka juga menanam sayuran bayam sebagai pelengkap.
Minten, 40, seorang petani kepada ditemui Harian Jogja mengaku mengatakan menanam kangkung dan bayam menjadi kebiasaanyanya saat kemarau. Ia memilih kangkung karena jika tidak tumbuh dengan sehat, dampak kerugiannya tidak terlalu banyak.
Proses dari tanam hingga panen hanya butuh waktu satu bulan saja. Selain itu menjualnya juga tidak susah. Karena sudah ada calon pembeli yang datang ke ladangnya. Setiap 10 ikat ia menjual dengan harga antara Rp3.000 hingga Rp4.000. Satu ikat kecil biasanya berjumlah lima ranting kangkung.
"Kadang dibeli warga, ada juga yang dibeli orang lain terus dijual lagi," ujarnya saat ditemui, Rabu (11/9/2013).
Minten menanam bayam dan kangkung di lahan seluasa sekitar 500 meter. Dengan menanam kangkung dan bayam, ia tidak mengeluarkan biaya operasional terlalu tinggi.
Benih dibelinya dari pasar dengan harga yang relatif murah. Selain itu ia memupuknya dengan urea hanya sekali saja. Bahkan jika sebelumnya lahan sudah dicampuri kotoran ternak, maka tidak perlu menggunakan pupuk kimia.
"Saya beli benih di pasar tidak sampai Rp30.000. Terus pupuknya hanya beli tujuh kilogram, sekarang sudah panen," imbuh warga RT 04, Jatisari, Desa Gayamharjo, Prambanan Sleman.
Petani lainnya, Sumi, 50, mengaku menanam sayuran di saat kemarau memang alternatif di saat tidak memiliki panenan. Sehingga selain dijual dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri.
Hanya saja, rata-rata yang menanam sayuran jenis itu, kata dia, memang harus dekat dengan air atau memiliki sumur.
"Pokoknya dekat air, bisa minta ke tetangga pemilik lahan. Seperti saya juga minta. Karena harus disiram tiap hari," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.
Jadwal layanan SIM keliling di Kota Jogja hari ini Senin (5/10/2026) berlokasi di Alun-Alun Kidul dan MPP Balaikota.