OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Seorang bocah perempuan berusia delapan tahun diduga menjadi korban perkosaan tetangganya sendiri di Desa Kulur, Kecamatan Temon, pekan lalu.
Informasi yang dihimpun, korban berinisial A, bocah kelas dua Sekolah Dasar (SD). Sementara pelaku berinisial W,36. Ia diketahui telah beristri dan memiliki dua orang anak.
Menurut salah seorang warga yang enggan menyebutkan identitasnya, peristiwa dugaan perkosaan itu diketahui pekan lalu. Saat itu, korban menceritakan dia telah dinodai oleh pelaku yang merupakan teman dari orangtua korban.
“Selama ini korban tinggal bersama simbahnya. Sementara orangtua korban berada di Jakarta. Kalau pelaku, anak dari orang terpandang di kampung sini,” tutur sumber tersebut, Senin (16/9/2013).
Ia melanjutkan, warga sekitar yang mendengar informasi tersebut menjadi geram dan ingin pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Hanya saja, lanjut dia, ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan.
Kepala Desa (Kades) Kulur, Albanani mengaku belum mendapat laporan terkait persitiwa itu. Dia berjanji akan mencari informasi secara seksama.
“Saya akan melihat dan meneliti terlebih dahulu persoalan ini. Prinsipnya kami juga tidak ingin hak-hak anak terganggu atas kejadian tersebut,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.