OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Harianjogja.com, JOGJA—Grup AirAsia, maskapai bertarif hemat kembali menghadirkan gebrakan terbarunya. Merayakan pencapaian 200 juta penumpang, AirAsia menghadirkan harga spesial yakni mulai Rp2.000 ke berbagai destinasi.
Harga spesial ini dapat dipesan mulai 17 September – 22 September 2013 untuk periode terbang mulai 7 Januari – 5 Agustus 2014.
Bagi pelanggan yang berencana melakukan perjalanan di akhir tahun, AirAsia memberikan penawaran harga mulai Rp120.000 sekali jalan ke berbagai destinasi yang dapat dipesan mulai 17 September – 22 September 2013 untuk periode terbang 23 September– 15 Desember 2013.
Presiden Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi mengatakan berawal dengan hanya mengoperasikan dua pesawat di Kuala Lumpur, Grup AirAsia terus melakukan ekspansi hingga kini mencapai sebanyak 154 pesawat yang dioperasikan oleh AirAsia Malaysia, AirAsia Indonesia, AirAsia Thailand, AirAsia Filipina, dan AirAsia X.
“Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi kami karena pencapaian Grup AirAsia yang telah menerbangkan 200 juta penumpang selama 11 tahun dan 9 bulan beroperasi,” ujar dia dalam rilisnya, Senin (16/9/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.