OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Harianjogja.com, JOGJA—Tingkat keseriusan anggota Dewan mengikuti agenda kedewanan mulai menurun setelah Komisi Pemilihan Umum menetapkan daftar calon tetap (DCT) pertengahan Agustus lalu.
Anggota Dewan yang kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2014 mulai disibukan dengan kegiatan bertemu konstituen.
Bahkan, Sekretariat Dewan sekarang ini mesti mengingatkan anggota Dewan untuk menghadiri kegiatan kedewanan melalui SMS gateway (pesan singkat satu pintu) yang dikelola Bidang Legislasi.
“Baru mulai sekitar 1,5 bulan. Ini Memang menjadi bagian strategi kami untuk menghadapi situasi yang seperti ini [jelang Pemilu],” kata Sekretaris Dewan Drajat Ruswandono, Senin (16/9/2013).
Ketika undangan kegiatan Dewan dibuat secara resmi, kata Drajat, anggota Dewan tidak membacanya karena tidak tiap hari berada di ruang fraksi. Drajat mengatakan, SMS gateway biasanya dikirimkan dua tiga hari sebelum ada agenda Dewan. Pagi harinya, SMS itu kembali dikirim untuk mengingatkan.
Sejak SMS gateway diberlakukan, sudah enam kali rapat paripurna digelar. Apakah efektif? Drajat sulit menjawabnya.
“Ya mudah- mudah. Paling tidak mudah untuk mengingatkan,” katanya sambil tersenyum ragu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.