Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Harianjogja.com, JOGJA—Berdasarkan hasil penyelidikan dari Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jogja, makam Kiai Ageng Prawiro Purbo di Semaki, Umbulharjo, yang dirusak segerombol orang beberapa waktu lalu, tidak dikategorikan sebagai Benda Cagar Budaya meski telah berusia lebih dari 50 tahun.
Menurut Kepala BPCB Jogja Tri Hartono, tidak ada gaya arsitektur dan tata ruang yang khas dalam makam tersebut.
“Lagi pula kalau makam itu dinilai penting bakal jadi aset Kraton,” kata Tri usai rapat koordinasi terkait makam itu dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota, Senin (23/9/2013).
Di samping itu, lanjut Tri, tim tidak menemukan dokumen yang kuat mengenai mengenai kesejarahan makam yang dirusak Selasa (17/9) lalu.
Akan tetapi, makam tersebut dapat diusulkan sebagai BCB jika memenuhi unsur yang diatur dalam Undang-undang No. 11/2011 tentang Cagar Budaya pada pasal 11.
Dalam pasal itu disebutkan, benda, bangunan, struktur, lokasi, atau satuan ruang geografis yang atas dasar penelitian memiliki arti khusus bagi masyarakat atau bangsa Indonesia, tetapi tidak memenuhi kriteria Cagar Budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 sampai dengan Pasal 10 dapat diusulkan sebagai Cagar Budaya.
“Sehingga kalau memiliki arti penting bagi masyarakat bisa saja diusulkan jadi BCB. Perlakuan semacam ini pernah dilakukan untuk Makam Mbah Priok [di area Pelabuhan Tanjung Priok],” ulasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.