Harga BBM 23 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Harianjogja.com, JOGJA–Peristiwa bersejarah serbuan Kota Baru ternyata tidak dikenal masyarakat Jogja terutama generasi muda. Letnal Kolonel Marinir (Purn) Djamin, Wakil Ketua Dewan Harian Cabang Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 mengungkapkan pihaknya khawatir semangat 45 di tubuh masyarakat Indonesia khususnya Jogja bakal hilang.
Alasannya, tidak banyak masyarakat yang tahu hari-hari bersejarah perjuangan para pendahulu. Sebagai contoh, peristiwa serangan Kotabaru, peristiwa lokal DIY yang tidak banyak diketahui.
"Di sekolah mungkin banyak yang tidak diajarkan. Jangankan generasi muda, banyak juga orang dewasa yang kami tanya tidak tahu," ucap dia kepada Harian Jogja di sela-sela sarasehan kejuangan 45 di Gedung Juang 45, Kamis (26/9/2013).
Alma Fitra, salah satu siswi SMP Muhammadiyah, peserta sarasehan mengaku tidak pernah diajarkan serangan Kotabaru di sekolah. Begitu pula, Fema Puri, siswi SMK 6 Jogja yang juga mengakui tidak mengetahui.
Peristiwa Serbuan Kotabaru ini ditandai dengan menyerahnya tentara Jepang kepada pejuang Indonesia pada 7 Oktober 1945, serta berhasil menguasai seluruh persenjataannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM 23 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
Kabar duka: Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada 26 Agustus 2026. Deddy ungkapkan ikhlas, "Hanya cinta yang lebih sedikit". Banjir doa dari ar
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.