BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri Teguhan di Desa Banaran, Kecamatan Playen, terpaksa menggunakan masker saat belajar di kelas.
Bau kotoran yang menyengat dari depan gedung sekolah membuat mereka tidak nyaman belajar. Tidak hanya siswa siswi, para guru juga serempak menutup hidung saat memasuki gedung sekolah setiap harinya.
Kejadian tersebut sudah berlangsung sejak lima bulan yang lalu. Sumber bau berasal dari pabrik penglolahan limbah daun jati yang dibuat pupuk organik kualitas ekspor.
Kepala Sekolah SD Teguhan Endang Irianti mengatakan, pihak sekolah sudah berupaya berkomunikasi dengan pihak pabrik agar tidak menimbulkan bau.
Namun rupanya bau masih tetap menyengat dan mengganggu proses belajar mengajar. “Kasihan siswa siswi disini harus menghirup udara tidak sehat setiap hari,” kata dia, Selasa (8/10/2013).
Tidak hanya mengganggu pihak sekolah, tamu yang berkunjung ke SD Teguhan, kata Endang, ketika sampai gedung sekolah akan mengecek alas kakinya karena dikira menginjak kotoran. “Padahal baunya dari pabrik,” ucap Endang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 18 Agustus 2026 didominasi udara kabur. Sleman diprediksi cerah, sementara wilayah lain perlu waspada jarak pandang terbatas.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sri Sultan HB X menegaskan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran harus menjadi laku bangsa dalam membangun Indonesia.