30 Ide Lomba 17 Agustus 2026 yang Simpel, Seru, dan Hemat Biaya
Cari ide lomba 17 Agustus 2026? Simak 30 permainan simpel, seru, dan hemat biaya untuk anak, remaja, hingga orang dewasa.
Foto ilustrasi bantuan sosial (bansos), dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI.
Harianjogja.com, JAKARTA—Masyarakat dapat mengecek apakah Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP tercatat sebagai penerima bantuan sosial, termasuk BLT Kesra Rp900.000, secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).
Pengecekan dapat dilakukan menggunakan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintah karena layanan tersebut dapat diakses melalui HP, laptop, atau perangkat lain yang terhubung dengan internet.
Melalui laman Cek Bansos Kemensos, masyarakat dapat melihat data sosial ekonomi yang tercatat dalam sistem, termasuk kategori desil serta informasi mengenai status bantuan apabila tersedia.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos
Masyarakat yang ingin mengetahui status penerima bansos dapat mengikuti beberapa langkah berikut:
Buka browser melalui HP atau laptop.
Akses laman cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
Masukkan kode captcha yang tersedia.
Klik "Cari Data".
Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Periksa informasi data sosial ekonomi dan desil yang tercatat.
Jika tersedia, periksa jenis bantuan yang diterima.
NIK yang dimasukkan harus sesuai dengan data pada KTP agar proses pencarian dapat dilakukan dengan benar.
Cara Cek Desil NIK KTP
Selain status penerima bantuan, layanan Cek Bansos juga dapat digunakan untuk melihat informasi desil dalam data sosial ekonomi.
Desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), keluarga dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Secara umum, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Artinya, semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam pengelompokan tersebut.
Data desil dapat menjadi salah satu dasar untuk menentukan sasaran program pemerintah. Namun, angka desil tidak secara otomatis berarti seseorang terdaftar sebagai penerima bansos.
Desil Berapa yang Berpeluang Dapat Bansos?
Kelompok desil 1 sampai 4 atau sekitar 40% masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terbawah menjadi kelompok yang diprioritaskan untuk sejumlah program bantuan sosial.
Kelompok tersebut dapat menjadi sasaran berbagai program, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau BPNT. Meski demikian, penerima tetap harus memenuhi persyaratan masing-masing program.
Masyarakat yang berada pada desil 5 juga masih dapat menjadi sasaran program tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, mengetahui angka desil saja belum cukup untuk memastikan seseorang menerima bantuan sosial. Status penerima tetap perlu diperiksa melalui kanal resmi pemerintah.
Apakah Desil 1 sampai 5 Pasti Dapat BLT Kesra Rp900 Ribu?
Tidak. Masyarakat yang masuk dalam desil 1 sampai 5 tidak otomatis mendapatkan seluruh jenis bantuan sosial, termasuk BLT Kesra Rp900.000.
Desil menunjukkan posisi keluarga dalam pengelompokan kesejahteraan. Sementara itu, penerima bantuan ditentukan berdasarkan kriteria dan ketentuan masing-masing program serta data yang digunakan pemerintah.
Dengan demikian, keluarga yang berada pada desil 1 belum tentu menerima semua jenis bansos. Begitu pula masyarakat pada desil 5 dapat menjadi penerima program tertentu apabila memenuhi persyaratan.
Untuk memastikan apakah NIK benar-benar tercatat sebagai penerima bantuan, masyarakat perlu melihat hasil pencarian pada layanan resmi Cek Bansos Kemensos.
Cara Cek PKH dan BPNT dengan NIK
Selain BLT Kesra, masyarakat dapat mengecek status bantuan seperti PKH dan BPNT atau bantuan sembako melalui laman Cek Bansos.
Caranya sebagai berikut:
Siapkan NIK 16 digit sesuai KTP.
Buka cekbanss.kemensos.go.id.
Masukkan NIK.
Masukkan kode captcha.
Klik "Cari Data".
Periksa hasil pencarian.
Lihat informasi mengenai status penerima dan jenis bantuan yang tercatat.
Jika data tidak ditemukan, masyarakat dapat memastikan kembali NIK yang dimasukkan serta mengikuti informasi mengenai pemutakhiran data dari pemerintah.
NIK Tidak Terdaftar Bansos, Apa Penyebabnya?
NIK yang tidak muncul sebagai penerima bansos dapat disebabkan oleh sejumlah hal. Di antaranya data belum sesuai, belum memenuhi kriteria program, atau adanya perubahan setelah pemutakhiran data sosial ekonomi.
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar dapat mengikuti mekanisme pemutakhiran atau pengusulan data yang tersedia melalui pemerintah daerah maupun Kementerian Sosial.
Status desil maupun penerima bantuan juga dapat berubah seiring proses pemutakhiran data.
Karena itu, masyarakat yang ingin memastikan apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, maupun BLT Kesra Rp900.000 sebaiknya melakukan pengecekan langsung melalui kanal resmi pemerintah di cekbansos.kemensos.go.id.
Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai kapan BLT Kesra Rp900.000 akan kembali dicairkan ke rekening.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cari ide lomba 17 Agustus 2026? Simak 30 permainan simpel, seru, dan hemat biaya untuk anak, remaja, hingga orang dewasa.
MK dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran pada Selasa malam
Pemkab Kulonprogo menyalurkan 42 unit alsintan kepada kelompok tani dan gapoktan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan hasil pertanian.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan hari ini. Apindo dan KSPI masih menyoroti upah, PHK, pesangon, outsourcing hingga pekerja kontrak.
Nobar Timnas Indonesia di Alun-alun Wates berlangsung meriah. Bupati dan Wabup Kulonprogo ikut merayakan kemenangan bersama ratusan warga.
Pegadaian meraih penghargaan Bronze Winner IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang, dan mengharumkan nama Indonesia