PEMBUKAAN CUPU PANJALA : Nasi, Daging Ayam dan Kue Bibika Dimakan Bersama

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 09 Oktober 2013 08:45 WIB
PEMBUKAAN CUPU PANJALA : Nasi, Daging Ayam dan Kue Bibika Dimakan Bersama

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ritualhttp://www.harianjogja.com/baca/2013/10/09/pembukaan-cupu-panjala-ribuan-warga-berkumpul-ingin-saksikan-gambar-yang-muncul-454805" target="_blank"> pembukaan Cupu Panjala, di Dusun Mendak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunungkidul Senin (7/10/2013) malam didahului ritual makan nasi daging dan kue bibika.

Sebelum dimulai pembukaan Cupu Panjala oleh trah Kiai Panjala bersama abdi dalem Kraton di halaman rumah Dwijo Sumarto, acara diawali dengan kenduri, memanjatkan doa-doa di hadapan nasi gurih lengkap dengan ingkung ayam.

Nasi dan daging ayam tersebut dibawa dari warga yang permintaan dan harapannya terkabul setahun yang lalu.

Selesai berdoa, nasi dan ingkung ayam dibagikan kepada warga yang hadir untuk disantap bersama. Uniknya, sepiring nasi dengan daging ayam dan secuil kue bibika itu harus disantap bersama.

Tidak boleh sendirian. “Kalau nasinya tidak habis dibawa pulang ngalap berkah,” kata Subardi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online