Abu Vulkanik Gunung Merapi Menyebar Sampai ke Wonosobo
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Harianjogja.com, BANTUL-Proposal bantuan dana yang diajukan oleh kelompok seni dan budaya di Bantul meningkat seiring adanya http://www.harianjogja.com/baca/2013/10/07/jogja-istimewa-alokasi-danais-tak-terarah-454434" target="_blank">dana keistimewaan (danais) untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengaku kebingungan karena belum ada prosedur penggunaan danais dari Pemerintah DIY.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bantul, Bambang Legowo mengatakan, hingga kini sudah ada puluhan proposal yang masuk ke lembaganya meminta bantuan pendanaan program kegiatan seni budaya.
Misalnya bantuan dana untuk pentas seni serta peralatan. Jumlah itu meningkat bila dibanding tahun-tahun sebelumnya saat DIY belum ditetapkan sebagai daerah istimewa.
"Jumlahnya sudah puluhan, yang jelas ada kenaikan," terang Bambang, Rabu (9/10/2013).
Kata Bambang, belum ada prosedur resmi dari pemerintah DIY soal penggunaan Danais. Yang ia tahu, bahwa pengusulan bantuan Danais harus terstruktur. Misalnya dari dusun ke desa dan mendapat persetujuan kecamatan baru ke kabupaten.
"Kami pernah konsultasi dengan Kraton soal itu. Hanya instruksi resmi petunjuk dari provinsi belum ada," imbuhnya.
Alhasil, Pemkab hanya menampung sementara proposal yang masuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Letusan Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023) menyebabkan sejumlah wilayah terkena hujan abu vulkanik.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.