Titik Temu Pendidikan Farmasi dan Kepuasan Pasien: Menakar Ulang Ukuran Keberhasilan
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mengaku kehabisan akal untuk menghidupkan Pasar Seni Sentolo yang telah dilaunching beberapa waktu lalu.
Kendati segala daya upaya telah ditempuh, tapi ternyata pasar itu belum menunjukkan progres yang menjanjikan.
Pemkab pun akhirnya menyerah untuk secara mandiri mengoperasikannya.
Pemkab melalui Dinas Perdagangan Perindustrian ESDM (Disperindag) Kulonprogo akan menggandeng pihak swasta yang berkenan untuk menggelola pasar seni itu.
Kepala Plt. Disperindag ESDM Kulonprogo, Niken Probolaras mengungkapkan telah membuat perencanaan terkait proyek pengembangan pasar.
"Kami benar-benar butuh kerja sama dari pihak swasta agar pasar itu benar-benar bisa menjadi sentra kerajinan yang mampu mendukung sektor ekonomi kreatif dan pariwisata," ujar Niken kepada Harianjogja.com, Jumat (11/10/2013).
Niken berharap, peran swasta dapat membantu dalam hal promosi pasar kepada publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu mengintegrasikan pengalaman dan ulasan pasien dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati, komunikasi apoteker, dan mutu pelayanan
Bulog menambah 150.000 ton jagung SPHP dengan harga Rp5.000/kg di gudang untuk membantu peternak mikro menekan biaya pakan.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Kejagung dan Polri mengusut sejumlah kasus besar, mulai dari korupsi hingga kriminal.
Sebanyak 12 dari 16 KKMP di Kota Jogja telah beroperasi meski belum memiliki gerai permanen. Keterbatasan lahan dan modal masih menjadi kendala.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
BGN menguji coba MBG prasmanan di 62 SPPG. Program ini ditargetkan diterapkan di 1.000–5.000 dapur hingga akhir 2026.