SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
Ilustrasi penusukan (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Harianjogja.com, JOGJA-Tanpa alasan yang jelas, seorang mahasiswa menjadi korban pembacokan di Jalan Kenari, dekat Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja Rabu (23/10/2013) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Kasus ini masih dalam penyidikan polisi.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Kuntoadi Haryo Dewantoro, 18, warga Rejowinangun, Kotagede dan berstatus mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Jogja.
Ia mengalami luka sabetan senjata tajam dan dan mendapat perawatan sebanyak 20 jahitan.
Sesudah mendapatkan perawatan, korban kemudian melapor ke polisi. Ia mengaku tidak merasa memiliki musuh sehingga masih belum paham apa penyebab para pelakukan melakukan pembacokan.
Terpisah, Kapolresta Jogja, Slamet Santoso membenarkan laporan tersebut. Hingga kini pihaknya tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.