OJK Ungkap 19 Pinjol Bermasalah, Kredit Macet
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Belum kelarnya urusan Izin Pemanfaatan Lokasi (IPL) bandara di Kulonprogo membaut calon-calon investor ragu melirik investasi di kawasan tersebut.
Mereka masih enggan mengurus izin pendirian usaha di kawasan sekitar bandara, yakni di wilayah Kecamatan Temon.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kulonprogo Sumantoyo mengungkapkan sampai saat ini belum ada satu pun investor yang berniat membuka penginapan bahkan restoran di Temon.
“Mereka masih menunggu dan melihat. Kemungkinan karena IPL belum turun,” ujarnya, Minggu (3/11/2013).
Sumantoyo menyebut maraknya pemberitaan tidak membuat calon investor langsung memburu lokasi-lokasi yang ideal untuk membuka usaha di sekitar bandara.
Rencana pembangunan bandara yang belum jelas pengaturan tata ruang dan wilayahnya, membuat investor menjadi ragu untuk menanamkan modal, dengan membuka usaha di kawasan itu. Sumantoyo menilai investor khawatir nantinya tidak sesuai dengan aturan tata ruang yang baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Kokola menghadirkan produk eksklusif baru di Jakarta Fair 2026 dengan promo hemat, permainan berhadiah, dan grand prize bersama Mamah Dedeh.
Tradisi Mubeng Beteng 1 Sura 2026 kembali digelar di Keraton Jogja. Simak jadwal, titik keberangkatan, aturan peserta, dan rangkaian acaranya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 15 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Piala Dunia 2026 memicu polemik setelah 13 federasi sepak bola dunia mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal format baru turnamen.
Penguatan IHSG dan rupiah dinilai Danantara mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kinerja BUMN.